news

Kemlu Pastikan Keamanan WNI di Nepal, Pertimbangkan Opsi Evakuasi ke Indonesia

Kamis, 11 September 2025 | 11:55 WIB
Ilustrasi kondisi Nepal (The Associated Press)

INSIBERNEWS - Kondisi Nepal diketahui tengah memanas beberapa waktu terakhir dengan aksi demo besar-besaran yang dibarengi dengan kerusuhan hingga aksi pembakaran.

Dilaporkan kerusuhan tersebut mengakibatkan 22 orang tewas dan 200 orang lainnya luka-luka.

Nepal kini diambil alih oleh militer setelah OM Nepal KP Sharma Oli, Presiden Ram Chandra Poudel, dan beberapa pejabat lainnya diketahui mundur dari pemerintahan.

Baca Juga: Wajib Ditonton! Park Min Young Kembali dengan Peran Mengejutkan di Confidence Queen

Terkait kondisi yang terjadi di Nepal saat ini, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan bahwa Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada disana dalam kondisi aman.

“Berdasarkan komunikasi terakhir, tidak ada WNI yang menjadi korban,” ujar Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Judha Nugraha, kepada awak media di Gedung Negara Grahadi, Surabaya pada Rabu, 10 September 2025.

Judha mengungkap ada opsi melakukan pemulangan WNI ke Indonesia jika diperlukan. Menurut keterangannya, ada 57 WNI yang saat ini berada di Nepal dan 43 di antaranya adalah delegasi pertemuan di berbagai acara.

Baca Juga: Tunjangan Rumah DPRD Jabar Sentuh Rp71 Juta, Publik Geram Iswara Bilang Masih Kurang

Dengan kondisi Nepal yang makin kondusif dan Bandar Udara Internasional Tribhuvan telah dibuka, opsi untuk memulangkan WNI ke Indonesia pun makin terbuka.

“Kita terus menyiapkan langkah kontingensi, informasi yang diterima situasi sudah relatif membaik, bandara sudah dibuka, kita doakan semoga makin baik,” ucapnya.

“Kita pantau situasi, evakuasi dilakukan jika dibutuhkan,” tutur staf Kemlu yang baru saja dilantik Presiden menjadi Dubes RI untuk UEA tersebut.

Baca Juga: Pickup Terguling Usai Hindari Tabrakan, Muatan Berserakan di Jalan Raya

Kemlu sendiri sudah mengeluarkan imbauan resmi kepada WNI di Nepal untuk melakukan langkah antisipasi terkait situasi di negara tersebut.

WNI diimbau untuk menunda kegiatan di luar rumah dan menghindari lokasi demonstrasi.

Halaman:

Tags

Terkini