news

Apakah CPNS 2025 Bakal Dibuka? Begini Jawaban BKN: Ternyata....

Kamis, 31 Juli 2025 | 16:35 WIB
Ilustrasi seleksin CPNS. Ini info apakah CPNS 2025 bakal dibuka. (kemenag.go.id)

INSIBERNEWS - Pertanyaan soal pembukaan CPNS 2025 mulai ramai dibicarakan. Publik penasaran, apakah tahun depan kembali dibuka rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN)?

Banyak lulusan baru dan masyarakat umum yang menaruh harapan tinggi. Mereka berharap 2025 jadi tahun keberuntungan untuk bisa mengabdi sebagai abdi negara.

Namun, hingga akhir Juli 2025 ini, belum ada tanda-tanda resmi mengenai pelaksanaan seleksi CPNS tahun depan. Hal ini ditegaskan langsung oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Baca Juga: Dua Balita Ditemukan Meninggal di Pantai Sigandu, Polisi Lakukan Penyelidikan

Melalui sesi Q&A #20 di kanal YouTube #ASNPelayanPublik, ASN BKN bernama Mia Kurniati menjawab rasa penasaran masyarakat. Pernyataannya pun jadi sorotan.

"Perlu kami informasikan bahwa belum ada kebijakan resmi terkait pengadaan seleksi CASN 2025," ujar Mia Kurniati dalam video tersebut.

Dengan kata lain, pemerintah belum merilis keputusan apapun terkait jadwal, formasi, maupun teknis pendaftaran seleksi CPNS 2025.

Baca Juga: Hasto Gugat Pasal 21 UU Tipikor ke MK, KPK Tegaskan Pasal Penting untuk Penegakan Hukum

Mia pun mengimbau masyarakat untuk selalu mengikuti informasi resmi dari BKN dan instansi terkait. Jangan mudah percaya pada rumor di media sosial.

Sebagai informasi, seleksi CASN 2024 masih dalam proses pelaksanaan. Rangkaian tahapan itu mencakup CPNS dan PPPK dari berbagai instansi pusat dan daerah.

Fokus pemerintah saat ini masih tertuju pada kelancaran seleksi tahun 2024. Evaluasi dan pemetaan kebutuhan ASN juga sedang dilakukan secara bertahap.

Baca Juga: Tim Hukum Ajukan Banding, Tom Lembong Harap Vonis 4,5 Tahun Bisa Dikoreksi

Selain itu, formasi CPNS dan PPPK umumnya dirancang berdasarkan rencana kebutuhan jangka panjang. Termasuk menyesuaikan prioritas nasional dan anggaran.

Karena itulah, pembukaan seleksi tahun 2025 sangat bergantung pada kebijakan lebih lanjut dari Kementerian PAN-RB dan BKN.

Halaman:

Tags

Terkini