INSIBERNEWS - Belakangan ini sound horeg, sebuah festival musik keliling berupa speaker besar dengan jumlah banyak, mendapat perhatian publik.
Adanya sound horeg telah menimbulkan tim pro dan kontra. Di media sosial X (twitter) banyak netizen yang mengeluh dengan adanya sound horeg karena membawa dampak kerusuhan.
Tidak lama ini juga terdapat kerusuhan warga yang berujung bentrok akibat adanya sound horeg yang disebabkan karena terdapat bayi dan orang sakit pada saat festival sound horeg berlangsung.
Baca Juga: Rupiah Mulai Menguat Tipis, Sinyal Positif dari Pasar Pagi Ini
Bukan hanya itu, tidak sedikit juga netizen yang memberikan komentar negatif terhadap sound horeg.
"Kalau kegiatan setan horeg ini memang tidak mengganggu &100& menghibur kenapa gak dicoba saja dilakukan di depan kompleks TNI seharian penuh atau di depan istana negara saja. Hitung-Hitung ngasih hiburan gratis," tulis akun @dnrdmn.
"Sampai besarnya getaran sound horeg, sampai bisa geser otak mereka," tulis akun @jasmine.
Baca Juga: Makna Dibalik Logo HUT RI-80 yang Diresmikan Presiden Prabowo
Menanggapi soal sound horeg yang tengah dibahas di media sosial. Mas bree pemilik persewaan sound horeg Blitar mengungkap bahwa sejauh ini belum ada orang yang komplain mengenai sound horeg kepada dirinya.
"Gak ada yang komplain ke saya, sebenarnya kan gak ada yang dirugikan jadi gak ada yang komplain," kata Mas Bree, sebagaimana dikutip INSIBERNEWS, 24/7/2025.
Bree menjelaskan bahwa orang-orang yang komplain merupakan warga Jakarta.
Baca Juga: AS Putuskan Cabut Lagi dari UNESCO, Gara-Gara Isu Palestina dan Israel
"Yang komplain kan yang tempat jauh, misalnya orang anak-anak Jakarta yang sok SDM tinggi itu lho yang pengen sok pinter itu lho, sok ngerti padahal gak ngerti," terangnya.
Baginya mengenai komplain berupa pro dan kontra sound horeg tidak masalah yang penting dirinya bisa membawakan sound horeg dnegan baik.