INSIBERNEWS - Nilai tukar rupiah menunjukkan penguatan pada awal perdagangan Kamis pagi (24/7/2025). Dibuka naik 42 poin atau sekitar 0,26 persen, rupiah berada di level Rp16.261 per dolar AS, lebih baik dibanding penutupan sebelumnya di Rp16.303 per dolar.
Penguatan ini menjadi angin segar di tengah tekanan global yang masih tinggi, termasuk ketidakpastian suku bunga Amerika Serikat dan gejolak ekonomi di kawasan Eropa.
Beberapa analis menyebut penguatan ini bisa jadi sinyal pemulihan sentimen pasar terhadap aset berisiko, termasuk mata uang negara berkembang seperti rupiah.
Baca Juga: Makna Dibalik Logo HUT RI-80 yang Diresmikan Presiden Prabowo
"Meski masih dibayangi faktor global, rupiah bergerak cukup stabil dalam beberapa hari terakhir. Ini menunjukkan pasar mulai menyesuaikan diri dan merespons positif arah kebijakan pemerintah dan Bank Indonesia," ujar seorang pengamat pasar uang di Jakarta.
Faktor lainnya yang turut mendukung penguatan rupiah adalah masuknya aliran dana asing ke pasar obligasi dan saham, serta ekspektasi positif terhadap data ekonomi Indonesia kuartal kedua yang akan dirilis dalam waktu dekat.
Baca Juga: Polemik Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Roy Suryo Minta Polda Metro Jaya Gelar Perkara Khusus
Meski begitu, para pelaku pasar tetap diimbau untuk waspada terhadap fluktuasi mendadak, mengingat dinamika eksternal seperti data tenaga kerja AS dan ketegangan geopolitik global masih berpotensi mempengaruhi pergerakan nilai tukar dalam waktu dekat.***
Artikel Terkait
Diprotes Netizen Karena Tak Sesuai Pakem, Luna Maya Minta Maaf soal Riasan Paes di Momen Akadnya
Baru Bergabung dengan Malut United, Berapa Nilai Transfer Tyronne Del Pino?
Viral di Jawa Timur, Apakah PPPK Boleh Cerai? Cek Ketentuannya....
Baru Diluncurkan Prabowo, Ini Link Download Logo HUT RI ke-80
Warga Malang Diimbau Mengungsi Saat Karnaval Sound Horeg, Pemdes: Demi Kenyamanan Bersama
Instagram Tambah Fitur Keamanan buat Akun Orang Tua dan Kreator Anak: Kiriman dan DM Kini Lebih Dilindungi
Bukan Hanya Dj Panda, Nathalie Holscher Juga Kena Cancel Jobs
AS Putuskan Cabut Lagi dari UNESCO, Gara-Gara Isu Palestina dan Israel
Polemik Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Roy Suryo Minta Polda Metro Jaya Gelar Perkara Khusus
Makna Dibalik Logo HUT RI-80 yang Diresmikan Presiden Prabowo