Pemerintah, kata Prabowo, akan memastikan proses pembelian dilakukan dengan cermat, terbuka, dan melalui mekanisme yang sesuai aturan. Ia menegaskan bahwa ini adalah investasi jangka panjang, bukan sekadar belanja besar-besaran tanpa perhitungan.
Baca Juga: Diam Diam Jual Saham HYBE Lewat Jalur Belakang Jelang IPO, Bang Si Hyuk Diperiksa Otoritas Keuangan
Di sisi lain, penurunan tarif impor dari AS disebut-sebut membuka peluang baru bagi produk ekspor Indonesia, terutama di sektor pertanian, tekstil, dan furnitur. Kesepakatan dagang ini dinilai sebagai angin segar di tengah upaya Indonesia memperluas akses pasar global.
Baca Juga: Vonis 3,5 Tahun Masih Kurang Ringan? Taeil Eks NCT Ingin Bebas Lebih Cepat
Prabowo menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa kerja sama internasional harus saling menguntungkan, tanpa mengorbankan kepentingan dalam negeri.
"Kita ingin Indonesia dihormati. Dan untuk itu, kita harus kuat, termasuk di udara," tutupnya.