news

Prabowo Siap Genjot Garuda, Jawab Pernyataan Trump soal Pembelian 50 Pesawat Boeing

Kamis, 17 Juli 2025 | 19:27 WIB
Potret Pesawat Garuda Indonesia (Garuda Indonesia)

INSIBERNEWS - Presiden Prabowo Subianto akhirnya menanggapi pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang menyebut Indonesia akan membeli 50 unit pesawat Boeing terbaru.

Hal ini mencuat usai kesepakatan dagang antara Indonesia dan AS yang menurunkan tarif impor untuk produk Indonesia dari 32 persen menjadi 19 persen.

Baca Juga: Heboh! Penemuan Mayat Wanita di Cisauk, Tangan Terborgol dan Berbusana Jas Hujan Pink

Dalam keterangannya di Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (16/7), Prabowo menegaskan bahwa rencana pembelian pesawat memang sejalan dengan upaya pemerintah membangkitkan kembali maskapai nasional, Garuda Indonesia.

Menurutnya, kebutuhan pesawat baru sudah tak bisa ditunda jika ingin Garuda kembali menjadi pemain utama di industri penerbangan regional maupun global.

Baca Juga: Dukung Sepak Bola usia Dini, BRI dan Liga Kompas Lepas Tim LKG BRI ke Piala Dunia Remaja 'Gothia Cup' di Swedia

"Kita memang sedang menyusun langkah besar untuk memperkuat Garuda Indonesia," kata Prabowo.

"Garuda adalah lambang negara, bagian dari sejarah perjuangan kita. Dulu ia lahir di tengah semangat kemerdekaan, jadi sudah seharusnya sekarang kita besarkan lagi. Untuk itu, kita butuh pesawat baru," lanjutnya.

Baca Juga: Mengejutkan! Lucinta Luna Ditunjuk Jadi Art Director Miss Grand Indonesia 2025!

Pernyataan Trump soal pembelian 50 unit pesawat jenis Boeing memang cukup menarik perhatian publik. Banyak yang mempertanyakan apakah ini murni kesepakatan dagang atau bagian dari strategi diplomatik.

Namun Prabowo menyebut pembelian tersebut bukan tekanan dari luar, melainkan keputusan strategis pemerintah untuk mengembangkan sektor transportasi udara nasional.

Baca Juga: BRI Memiliki Komitmen Kuat Terapkan ESG, Berhasil Catatkan Portofolio Sustainable Finance Terbesar di Indonesia Senilai Rp796 Triliun

Ia juga menyinggung soal efisiensi dan daya saing. Dengan armada yang lebih modern dan hemat bahan bakar, Garuda diharapkan mampu bersaing dengan maskapai besar lain di kawasan Asia Tenggara.

Selain itu, Prabowo juga mengungkapkan bahwa revitalisasi Garuda tak hanya soal armada, tapi juga mencakup tata kelola, manajemen, hingga pelayanan.

Halaman:

Tags

Terkini