Penurunan tarif ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar Amerika, sekaligus membuka ruang lebih luas bagi kerja sama investasi dan teknologi di masa mendatang.
Pemerintah Indonesia menyambut baik langkah ini dan menyebutnya sebagai bentuk pengakuan terhadap pentingnya posisi Indonesia di kawasan Indo-Pasifik.
Baca Juga: Nikita Mirzani Cabut Gugatan Rp100 Miliar Terhadap Reza Gladys, Kenapa?
Meski begitu, para pengamat menilai bahwa kesepakatan ini harus diikuti dengan strategi peningkatan kualitas produk ekspor, agar Indonesia tak hanya bergantung pada insentif tarif semata. Reformasi struktural, efisiensi logistik, dan peningkatan daya saing UMKM menjadi pekerjaan rumah berikutnya yang tak kalah penting.