news

Intip Kisah Klaster Usaha Tanaman Hias Binaan BRI yang Sukses Jadi Mata Pencaharian Warga Sekitar

Sabtu, 12 Juli 2025 | 12:07 WIB
Intip Kisah Klaster Usaha Tanaman Hias Binaan BRI yang Sukses Jadi Mata Pencaharian Warga Sekitar (Istimewa )

INSIBERNEWS, BATU – Selain menyuguhkan pemandangan alam, kabut dan udaranya yang sejuk, di wilayah Kota Batu juga terdapat deretan tanaman hias yang menjadi salah satu sumber pendapatan bagi warga sekitar.

Seperti kisah Tono (54), warga Kota Batu yang sudah terlanjur jatuh cinta pada tanaman bunga hias dan taman. Hidupnya bersama keluarga seolah tidak pernah lepas dari deretan tanaman hias yang selalu dirawat sepanjang hari.

Tono merupakan salah satu di antara para penjual tanaman hias di kios Pasar Wisata Tani Sekar Mulyo, Kota Batu, yang merupakan klaster usaha binaan BRI.

Baca Juga: Han So Hee Bakal Gelar Fanmeet di Jakarta Oktober Ini, Siap-Siap Serbu Tiketnya!

Ia Bersama 98 keluarga lainnya menempati 114 petak kios dengan sistem menyewa ke Pemerintah Desa. Hal ini karena lokasi yang ditempati merupakan tanah milik desa yang digunakan untuk petak sentra tanaman hias.

Sejak awal dibangun Pasar Wisata Tani Sekar Mulyo, lokasi tersebut disewakan kepada warga yang tidak memiliki tanah garapan pertanian.

Tono bersama 98 orang warga di sekitarnya telah menjadikan Pasar Wisata Sekar Mulyo sebagai sumber penghasilan utama penopang hidup keluarga. Bahkan seiring waktu, petak kios bunga terus bertambah dan memberi dampak ekonomi semakin luas.

Baca Juga: Viral! Jalan Rusak di Donggala buat Jenazah Tenaga Kesehatan Terpaksa Dibawa Naik Motor

"Usaha ini menjadi sumber penghasilan utama keluarga di sini. Mereka penghasilan utamanya ya dari kios bunga," tegas Tono di petaknya, Kios Anugrah Pasar Wisata Tani Sekarmulyo, Kota Batu.

Ribuan jenis tanaman hias menjadi koleksi para penjual Pasar Wisata Tani Sekar Mulyo, Kota Batu, bahkan diklaim paling lengkap di Indonesia.

Pembeli bisa melihat secara langsung di lokasi untuk mendapatkan aneka tanaman hias berkualitas yang diinginkan dengan harga bervariasi dan terjangkau.

Baca Juga: Presiden Brasil Siap Balas 50 Persen Tarif Impor AS, Tegaskan Jangan Main Api Kalau Tak Mau Terbakar

Selain itu juga menjual aneka kebutuhan produk turunan seperti pot, pakis, cocopeat, batu hias dan lain sebagainya. Produk tersebut dibuat oleh warga sekitar yang secara kreatif mengetahui peluang pasar.

"Jenis bunga hias dari harga Rp3.000,- sampai ratusan juta tersedia. Ini tidak hanya hasil tanaman hias, hasil kreativitas warga juga dijual di kios-kios warga yang lain,” tegasnya.

Halaman:

Tags

Terkini