news

Gegara Terbakar Cemburu, Polisi NTB Brigadir Nurhadi Tewas Dibunuh Atasannya

Senin, 7 Juli 2025 | 14:37 WIB
Polisi NTB Brigadir Nurhadi Tewas Dibunuh Atasannya (Foto : Instagram/@dtn439nusantara)

INSIBERNEWS - Kematian Brigadir Muhammad Nurhadi di Gili Trawangan awalnya terkesan sebagai kecelakaan biasa, tenggelam di kolam renang. Namun, investigasi mendalam mengungkap sebuah cerita yang jauh lebih kelam, melibatkan rayuan, zat terlarang, dan dugaan pembunuhan berencana oleh dua perwira polisi seniornya sendiri. Kompol I Made Yogi Purusa Utama dan Ipda Haris Candra kini telah resmi menjadi tersangka.

 Baca Juga: Presiden RI Prabowo Subianto Dapat Sambutan Khusus di Debut KTT BRICS

Tragedi ini bermula pada sebuah pesta pribadi di sebuah penginapan di Gili Trawangan pada 16 April 2025. Nurhadi, anggota Bidpropam Polda NTB, hadir bersama kedua perwira tersebut dan seorang perempuan berinisial M. Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTB, Kombes Pol Syarif Hidayat,

"Sebelum korban masuk ke kolam, dia sempat merayu perempuan tersebut. Itu yang diduga memicu amarah dari salah satu tersangka." Kejadian ini terjadi tanpa pengawasan CCTV di area penginapan, menyulitkan proses penyelidikan.

 Baca Juga: Optimisme Pasar, Analis Kompak Rekomendasikan Saham BBRI

Ketiadaan rekaman CCTV memaksa penyidik mengandalkan keterangan saksi mata dan hasil forensik. Ekshumasi dan autopsi yang dilakukan pada awal Mei mengungkapkan fakta mengejutkan: jenazah Nurhadi menunjukkan tanda-tanda penganiayaan sebelum tenggelam.

Lebih mengejutkan lagi, tes awal menunjukkan adanya zat kimia berbahaya, diduga psikotropika, dalam tubuh korban.

"Hasil awal menunjukkan korban sempat mengonsumsi zat tertentu sebelum meninggal. Zat itu tergolong berbahaya dan tidak layak dikonsumsi," jelas Syarif.

 Baca Juga: Kashmir dalam Api: Sejarah Panjang Konflik India dan Pakistan  

Polda NTB masih menunggu hasil laboratorium toksikologi dari Mabes Polri untuk memastikan jenis dan dampak zat tersebut terhadap kematian Nurhadi.

Pertanyaan krusial yang harus dijawab adalah: apakah korban mengonsumsi zat tersebut secara sukarela, dipaksa, atau bahkan sengaja diberikan untuk melemahkannya? Ini menjadi kunci penting dalam mengungkap misteri kematian Brigadir Nurhadi.

 Baca Juga: Miris! Kakek Gugat Cucu Kelas 5 SD Hanya Karena Tanah Warisan

Perempuan berinisial M, yang diduga menjadi pusat konflik, juga telah ditetapkan sebagai tersangka. Polisi belum merinci perannya, namun keterlibatannya dianggap signifikan dalam rangkaian peristiwa yang berujung pada kematian tragis Nurhadi. Kehadirannya di pesta tersebut, dan hubungannya dengan salah satu tersangka, menjadi titik fokus investigasi.

Kompol Yogi, sebelumnya menjabat Kasat Reskrim Polresta Mataram, telah dimutasi ke Paminal Propam Polda NTB setelah insiden ini terungkap. Ipda Haris Candra juga menjalani pemeriksaan intensif.

Halaman:

Tags

Terkini