news

Iran Menggertak Balas Serang Pangkalan AS, Timur Tengah di Ujung Tanduk

Senin, 23 Juni 2025 | 14:18 WIB
Iran Menggertak Akan Balas Serang Pangkalan AS (Foto : nytimes.com)

INSIBERNEWS - Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas setelah serangan udara misterius menghantam tiga fasilitas nuklir utama Iran: Fordow, Isfahan, dan Natanz.

Iran langsung menuding Amerika Serikat dan Israel sebagai dalang di balik aksi yang disebut-sebut sebagai provokasi terbesar dalam beberapa tahun terakhir ini. Ali Akbar Velayati, penasihat dekat Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, tak tinggal diam.

Dengan nada tegas, ia memperingatkan bahwa Iran siap membalas dengan menargetkan pangkalan militer AS di kawasan jika serangan serupa terulang.

Baca Juga: Peterpan Kode Bakal Reuni, Warganet Pertanyakan Ariel Mau Gak?

“Negara mana pun yang membiarkan wilayahnya jadi basis serangan terhadap Iran akan jadi sasaran kami,” ujar Velayati, seperti dilansir media resmi Iran, IRNA, pada Senin (23/6).  

“AS telah mempermainkan api dengan menyerang kedaulatan kami. Mereka harus bersiap menghadapi konsekuensi yang tak akan mudah dilupakannya,” tambahnya.

Baca Juga: Fokus pada Tata Kelola yang Solid, Telkom Perkuat Posisi sebagai Penggerak Ekosistem Digital yang Berdaya Saing Global

Serangan ini memicu gelombang kemarahan di kalangan rakyat Iran. Minggu malam, ribuan warga memadati jalanan Teheran, menggelar demonstrasi besar-besaran. Mereka mengibarkan bendera Iran sembari meneriakkan kecaman terhadap AS dan Israel.

Spanduk-spanduk bertuliskan “Kematian bagi Penjajah” dan “Kami Tak Akan Menyerah” menghiasi aksi yang sarat emosi itu. Bagi warga Iran, serangan ini bukan cuma pelanggaran kedaulatan, tapi juga pukulan terhadap harga diri bangsa.

Baca Juga: Fokus pada Tata Kelola yang Solid, Telkom Perkuat Posisi sebagai Penggerak Ekosistem Digital yang Berdaya Saing Global

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump angkat bicara soal situasi ini. Dalam pernyataannya, ia meminta Iran untuk “berpikir ulang” sebelum mengambil langkah balasan yang bisa memperburuk situasi.

“Iran harus menahan diri. Tidak ada yang ingin perang, tapi kami siap menghadapi segala kemungkinan,” kata Trump di Gedung Putih.

Baca Juga: Prediksi Skor Atletico Madrid vs Botafogo di Piala Dunia Antar Klub 2025, Pemain yang Bakal Diturunkan...

Namun, pernyataan ini justru dianggap munafik oleh publik Iran, yang merasa negaranya jadi korban agresi tanpa alasan jelas. Bagi mereka, fasilitas nuklir yang diserang adalah bagian dari program damai yang telah dipantau ketat oleh Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Halaman:

Tags

Terkini