news

Terima Akses Pembiayaan BRI, UMKM Penyuplai Makan Bergizi Gratis Sukses Tingkatkan Kapasitas Dapur hingga Berdayakan Masyarakat Sekitar

Kamis, 19 Juni 2025 | 16:28 WIB
Terima Akses Pembiayaan BRI, UMKM Penyuplai Makan Bergizi Gratis Sukses Tingkatkan Kapasitas Dapur hingga Berdayakan Masyarakat Sekitar (Dok BRI )

INSIBERNEWS, Tanjung Raja – Berperan aktif sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung program-program yang berpihak pada masyarakat.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mewujudkan komitmennya melalui dukungan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjadi penyedia makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Hal ini dirasakan oleh Wiwin Agustina, pemilik Catering Dapur Ibu di Kecamatan Tanjung Raja. Sejak dipercaya sebagai mitra dapur untuk program MBG, Wiwin menjalankan peran penting di balik layar, yakni menyiapkan ribuan porsi makanan bergizi setiap hari bagi siswa-siswa di 14 sekolah.

Baca Juga: Biodata Gonzalo Garcia, Sempat Bawa Real Madrid Unggul 1-0 vs Al-Hilal di Piala Dunia Antar Klub 2025

“Sejak 13 Januari 2025, usaha kami dipercaya sebagai dapur percontohan dan mulai menyuplai makanan bergizi ke 14 sekolah di wilayah Kecamatan Tanjung Raja. Tiap harinya total penerima makanan bergizi ini mencapai 3.356 siswa, mulai dari jenjang PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA,” ucap Wiwin.

Menariknya, meski telah merintis usaha sejak 2015, wanita yang juga merupakan anggota aktif Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI) mengungkapkan bahwa menjadi mitra dapur dalam program pemerintah seperti ini merupakan pengalaman yang benar-benar baru baginya.

Ia menuturkan bahwa tingginya permintaan serta ketatnya standar kualitas dan higienitas dari pemerintah menjadi tantangan tersendiri.

Baca Juga: Acara Ngunduh Mantu Al Ghazali Malam Ini, Maia Estianty Pergi ke Eropa Temani Irwan Mussry Kerja

Kondisi ini pun menuntut kesiapan dapur secara menyeluruh, meliputi sarana sanitasi yang memadai, peralatan masak berkapasitas besar, serta pengemasan makanan yang sesuai standar. Alhasil, sebagai bentuk keseriusannya mengikuti program, Wiwin akhirnya melakukan berbagai penyesuaian dari sisi operasional yang turut memerlukan pembiayaan.

“Waktu itu, kami ditunjuk untuk maju jadi mitra dapur, dan bagaimanapun kami harus melengkapi semua persyaratan yang ditentukan oleh Badan Gizi Nasional. Padahal sebelumnya, dapur kami ya dapur rumahan biasa. Jadi, untuk bisa memulai program ini, kami memang harus menyiapkan dana sendiri terlebih dahulu,” jelasnya.

Beruntung, sejak awal merintis usaha, Wiwin telah menjaga kedisiplinan dan membangun rekam jejak yang baik sebagai nasabah pembiayaan BRI. Tak sulit untuk Wiwin mendapatkan akses permodalan saat dapurnya membutuhkan dukungan tambahan.

Baca Juga: Siapa Frengky Deaner Missa? Inilah Biodata Singkatnya, Dipanggil TC Timnas Indonesia U23

Support inilah yang membuat usahanya lebih stabil, terlebih dengan aliran pesanan yang konsisten dari program MBG membuat kegiatan produksi dari usahanya bisa berjalan secara berkelanjutan.

Saat ini, Wiwin mencatat “Catering Dapur Ibu” telah mempekerjakan sekitar 50 orang, dengan 47 di antaranya secara khusus menangani penyediaan makanan untuk program MBG.

Wiwin menyebut seluruh tenaga kerja direkrut dari lingkungan sekitar tempat tinggalnya, yang merupakan bagian dari komunitas lokal. Bahkan ketika kebutuhan akan pasokan makanan meningkat, ia tak ragu membuka peluang kerja bagi warga setempat yang membutuhkan.

Halaman:

Tags

Terkini