INSIBERNEWS, SORONG - Usai hebohnya video dokumenter yang dilansir oleh Greenpeace Indonesia, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengunjungi Pulau Gag, Raja Ampat, Sorong, Papua Barat, untuk memastikan bagaimana kondisi sebenarnya pada Sabtu (7/8/2025).
Dalam kunjungan tersebut, Bahlil disambut masyarakat adat pulau Gag dan meminta Bahlil untuk melanjutkan operasional GAG Nikel.
"Tidak ada itu pak isu itu, laut kami bersih, hoax itu kalua Pulau kami rusak, alam kami baik baik saja pak," ujar Friska, warga Pulau Gag kepada Bahlil.
Baca Juga: Arab Saudi Kirim Obat Pakai Drone Selama Haji, Bantu Jemaah di Tengah Cuaca Ekstrem
Dengan bentang spanduk bertuliskan, 'Laut Kami Bersih, Berita Pulau Gag Hancur itu Hoax'. Puluhan warga meminta Bahlil untuk segera mengembalikan operasional Pulau Gag, karena dengan pengehentian tersebut, ekonomi masyarakat sekitar terdampak.
"Langit kami biru, laut kami biru, ikan kami melimpah, alam kami kaya," teriak warga sekitar.
Bahlil pun menanyakan kepada warga, "Jadi berita berita itu benar atau salah? makanya saya turun sendiri ini," tegas Bahlil.
Baca Juga: Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 116 Dunia, Lampaui Malaysia di Ranking FIFA
Bahlil juga menanyakan kepada warga, "Jadi ditutup atau tidak?" warga pun sontak mengatakan "Jangan tutup pak, kami masih hidup," tegas warga.
Bahlil pun menegaskan bahwa, kedatangannya untuk memastikan semua operasional GAG Nikel berjalan sesuai dengan semestinya tanpa merusak alam.
"Makanya saya dataang kesini untuk memastikan langsung. Kepada seluruh masyarakat juga. Saya melihat secara objektif, apasih yang sebenarnya terjadi. Saya senang bisa ketemu warga disini,"tegas Bahlil.