Lebih lanjut, KDR selaku korban mengalami rasa trauma akibat dari tindakan kekerasan yang dilakukan oleh 13 pengurus di ponpes Gus Miftah. KDR juga telah diarahkan untuk menemui psikater.
"Sempat dirawat di RS Bhayangkara, tapi langsung dibawa pulang ke Kalimantan untuk perawatan lebih lanjut. Kondisinya kaya orang linglung makanya langsung lanjut ke psikister," terang Heru.***
Baca Juga: Bukan dari UNESCO, Ini Fakta di Balik Penghargaan Syahrini di Cannes 2025 yang Bikin Heboh