Kunjungan ini juga menjadi titik awal kolaborasi budaya antara Indonesia dan Prancis di masa depan, meliputi kerja sama museum, pelestarian warisan, hingga industri kreatif.
Sebuah investasi nilai yang mungkin tak terlihat langsung, namun berdampak panjang.
Baca Juga: Muhammadiyah Ingatkan Pemerintah, Jangan Longgarkan Prinsip demi Hubungan Diplomatik dengan Israel
Lewat perjalanan dari Lapangan Sapta Marga hingga puncak Borobudur, tampak jelas bahwa relasi Indonesia–Prancis tak sekadar soal politik dan ekonomi.
Tapi juga tentang saling mengagumi, saling menghormati, dan bersama-sama menjaga warisan dunia untuk generasi mendatang.
Diplomasi rasa dan budaya inilah yang tampaknya akan menjadi jejak paling kuat dari kunjungan Macron ke Magelang.