news

Tragis! Gegara Pondasi Tandon Air Roboh, 4 Santri Tewas Tertimpa di Magelang

Sabtu, 26 April 2025 | 14:08 WIB
Ilustrasi Jenazah (Foto : istimewa)

INSIBERNEWS – Suasana duka menyelimuti Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 5 Darul Qiyam, Sawangan, Kabupaten Magelang, setelah insiden tragis robohnya pondasi tandon air pada Jumat (25/4) pagi. Kejadian memilukan ini menyebabkan empat orang santri meninggal dunia dan 25 lainnya luka-luka.

Baca Juga: Rekaman Panggilan Lama Kembali Muncul di Sidang Hasto, Ini Penjelasan KPK

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Edi Wasono, menyampaikan bahwa total korban dalam peristiwa tersebut mencapai 29 orang. Dari jumlah tersebut, 12 santri harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit, sementara sisanya mengalami luka ringan.

"Ada empat korban yang meninggal dunia," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Sabtu (26/4).

Baca Juga: Kecewa Akibat Dukung Palestina, Israel Enggan Utus Pejabat Senior ke Pemakaman Paus Fransiskus dan Hapus Ucapan Duka

Korban jiwa yang tercatat adalah santri berinisial W, RH, BA, dan D, yang berasal dari berbagai daerah seperti Surabaya, Tangerang, dan Depok. Edi menuturkan, peristiwa naas ini terjadi sekitar pukul 10.30 WIB, di area belakang Gedung Aligarh, tepat saat para santri tengah mengantre mandi sebagai persiapan sebelum pelaksanaan salat Jumat.

Baca Juga: Atasi Dampak Tarif Trump, Pemerintah Siapkan 21 Perjanjian Dagang Demi Jaga Arah Ekspor

"Jam tersebut memang termasuk jam sibuk, di mana aktivitas di area kamar mandi sangat padat. Tanpa diduga, pondasi tandon air yang berada di belakang kamar mandi roboh, menimpa para santri yang sedang mengantre," jelas Edi.

Beberapa santri sempat terjebak di bawah reruntuhan dan dinding kamar mandi yang runtuh, sementara yang lain berhasil diselamatkan dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.

Baca Juga: Kenapa Jokowi yang Diutus Presiden Prabowo ke Pemakaman Paus Fransiskus? Ternyata Ini Alasannya!

Mengetahui kejadian ini, pihak pondok pesantren segera menghubungi aparat terkait, termasuk kepolisian, TNI, BPBD, tim SAR, Damkar, PMI, Puskesmas, hingga relawan untuk melakukan evakuasi.

Proses penyelamatan berjalan cukup panjang, dan keempat korban meninggal berhasil dievakuasi seluruhnya antara pukul 18.00 hingga 20.00 WIB.

Baca Juga: Dua Pria Ngamuk dan Ancam Ledakkan Mapolres Pacitan, Densus 88 Turun Tangan Tangkap Pelaku

Saat ini, pihak berwenang tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti robohnya pondasi tandon air tersebut. Sementara itu, keluarga korban dan seluruh santri di pondok dilingkupi suasana duka yang mendalam atas musibah ini.

Tags

Terkini