news

Jepang Buka Peluang Besar untuk Pekerja Asing, Indonesia Jadi Salah Satu Target Utama

Kamis, 24 April 2025 | 06:30 WIB
Ilustrasi Negara Jepang, Jadi Gandengan Indonesia Untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045 (Foto : julo.co.id)

INSIBERNEWS - Negeri Sakura kembali membuka pintu lebar bagi para pencari kerja dari luar negeri. Kali ini, kebutuhan tenaga kerja di Jepang mencapai angka fantastis, yakni sekitar 150.000 orang, yang dibutuhkan untuk mengisi berbagai sektor vital.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Umum Ikatan Pengusaha Kenshuusei Indonesia (Ikapeksi), Pranyoto Widodo, dalam momen perayaan HUT Ikapeksi yang digelar baru-baru ini.

Baca Juga: Menyoroti Kasus Keracunan Puluhan Siswa di Cianjur, BGN Selidiki Akibat MBG atau Bukan

Menurut Pranyoto, Jepang tengah menghadapi tantangan serius dalam hal ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM), terutama di sektor industri seperti manufaktur logam, otomotif, hingga konstruksi.

"Ada kekosongan tenaga kerja yang cukup besar, dan ini menjadi peluang besar bagi tenaga kerja Indonesia yang masih kesulitan mencari peluang kerja layak di dalam negeri," jelasnya, Rabu (23/4/2025).

Baca Juga: Prabowo Subianto Ungkap Hidup Petani Harus Makmur, Punya Rumah dan Mobil Bagus

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kehadiran Ikapeksi bertujuan untuk menjembatani kebutuhan tenaga kerja di Jepang dengan potensi besar yang dimiliki oleh tenaga kerja Indonesia.

Menurutnya, banyak pekerja asal Indonesia yang sebenarnya kompeten dan siap kerja, namun masih terkendala akses dan informasi yang memadai terkait peluang kerja di luar negeri.

Baca Juga: Prabowo Subianto Terbangkan Drone Tebar Benih Padi di Palembang

Pranyoto juga menyampaikan bahwa Jepang memiliki sistem pelatihan dan kerja yang baik serta memberikan peluang pengembangan keterampilan bagi pekerja asing.

“Ini bukan cuma soal bekerja, tapi juga belajar. Di sana, para pekerja bisa mendapatkan pengalaman kerja internasional sekaligus mengasah keahlian yang bisa jadi bekal ketika kembali ke Indonesia,” tambahnya.

Baca Juga: Kejagung Ungkap Uang Miliaran Rupiah di Bawah Kasur, Hakim Ali Muhtarom Terjerat Kasus Suap CPO

Melihat peluang yang terbuka ini, ia mengajak pemerintah dan lembaga terkait untuk mendukung lebih aktif penyediaan pelatihan bahasa, keterampilan teknis, dan proses administratif agar para pencari kerja asal Indonesia bisa bersaing secara maksimal.

"Kita perlu bergerak cepat. Kesempatan seperti ini tidak datang dua kali," tutupnya.

Tags

Terkini