news

Brutal! Pria Tak Dikenal Bacok Tiga Warga di Bandar Lampung, Satu Tewas, Pelaku Ditembak Polisi

Minggu, 30 Maret 2025 | 10:20 WIB
Ilustrasi Pembacokan (Foto : istimewa)

INSIBERNEWS - Insiden pembacokan menggemparkan warga Jalan Nusa Indah, Kecamatan Enggal, Bandar Lampung, pada Sabtu (29/3/2025) dini hari.

Seorang pria tak dikenal masuk ke rumah pemilik tempat wisata bahari Tegal Mas Lampung dan secara brutal menyerang penghuni rumah dengan sebilah golok.

Akibat serangan tersebut, seorang penjaga rumah tewas di tempat, sementara dua orang lainnya mengalami luka serius.

Baca Juga: Terpantau Lancar, Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Bakauheni Tak Sesuai Prediksi

Pelaku, yang hingga kini belum diketahui identitasnya, akhirnya berhasil dilumpuhkan oleh aparat kepolisian setelah melakukan perlawanan saat hendak ditangkap.

Timah panas bersarang di kakinya, membuatnya tak berkutik sebelum akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk menjalani perawatan.

Baca Juga: Bill Gates Ramal AI Bakal Ganti Pekerjaan Guru dan Dokter dalam 10 Tahun Ke Depan.

"Kami terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur karena pelaku melawan dan mencoba menyerang petugas dengan senjata tajam," ungkap Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Alfret Jacob Tilukay, Sabtu (29/3/2025).

Baca Juga: Megawati Bersinar, Red Sparks Akhirnya Kembali ke Final V-League Setelah 13 Tahun

Sementara itu, Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, menjelaskan bahwa peristiwa ini terjadi sekitar pukul 00.10 WIB. Korban tewas adalah AOP Sofiyani (70), yang mengalami luka bacok parah di bagian kepala dan leher.

Dua korban lainnya, Ahmad Radja Markakas (18) dan M. Sultan Daffa, mengalami luka sayatan di tangan kiri akibat mencoba melawan atau menghindari serangan.

Baca Juga: KPJ Kab. Bandung Salurkan Bantuan dari Rumah Zakat untuk Pengamen

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif di balik aksi sadis ini.

"Kami masih mendalami kasus ini dan menunggu pelaku dalam kondisi stabil untuk dimintai keterangan," tambah Alfret.

Halaman:

Tags

Terkini