news

Pengamat Militer Buka Suara, Ada Konflik Polisi dan TNI dalam Tragedi Penggerebekan Judi Sabung Ayam?

Kamis, 20 Maret 2025 | 13:52 WIB
Diduga ada konflik antara polisi dan TNI dalam kasus penggerebekan judi sabung ayam (Instagram @matanajwa)

INSIBERNEWS - Pengamat militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi beri tanggapan mengenai tragedi penggerebekan judi sabung ayam.

Sebelumnya, sebuah tragedi terjadi di Kampung Karang Mani, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Lampung.

Ketika tiga anggota polisi tewas ditembak saat menggerebek arena judi sabung ayam.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Warna Cat Rumah yang Cocok untuk Menyambut Hari Raya Idul Fitri 2025

Tiga korban yang merupakan anggota Polsek Negara Batin adalah Iptu Lusiyanto, Bripka Petrus, dan Bripda Ghalib.

Insiden ini menghebohkan masyarakat setempat, mengingat dugaan bahwa arena judi sabung ayam yang digerebek tersebut diduga milik anggota TNI.

Dilansir INsibernews dari akun Instagram @matanajwa (20/3/2025), Khairul Fahmi menyampaikan bahwa ada kompleksitas dalam kasus ini.

Baca Juga: Bahlil Lahadalia: Indonesia Siap Produksi 70 Ton Emas per Tahun, Pabrik Pemurnian Logam Mulia Jadi yang Terbesar di Dunia

Terlebih karena adanya akses penggunaan senjata yang kemudian memicu terjadinya kekerasan.

“Ditambah lagi dengan akses mereka terhadap senjata, ini juga memicu kompleksitas persoalannya,” ujar Khairul Fahmi.

“Karena ada efek senjata, weapon effect ya memang memicu terjadinya kekerasan sebagai upaya menyelesaikan konflik,” lanjutnya.

Baca Juga: Presiden Prabowo Siap Temui Investor Pasar Modal Setelah IHSG Anjlok, Luhut Pastikan Pemerintah Tetap Hati-hati

Dari kasus ini kemudian publik menilai bahwa ada konflik antara polisi dengan TNI.

Halaman:

Tags

Terkini