news

BRI dan BPJS Ketenagakerjaan Bersinergi Mendorong Inklusi Jaminan Sosial bagi Pekerja Informal

Selasa, 11 Maret 2025 | 21:13 WIB
BRI dan BPJS Ketenagakerjaan Bersinergi Mendorong Inklusi Jaminan Sosial bagi Pekerja Informal (Dok. BRI )

INSIBERNEWS, Jakarta – Kembali menegaskan komitmennya, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus berupaya memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) atau Pekerja Informal.

Dengan program Kebut Pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan di AgenBRILink 2024, BRI bersinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan memberikan penghargaan kepada AgenBRILink terbaik yang berperan aktif dalam memperluas akses perlindungan sosial bagi pekerja informal.

Salah satu pencapaian luar biasa dalam program ini diraih oleh Narsun dari AgenBRILink BRILIANT COMMUNICA. Dengan mendaftarkan 7.215 Pekerja BPU menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, ia berhasil memenangkan Grand Prize berupa mobil.

Baca Juga: 6 Fakta Karakter Didan Preman Pensiun, Si Jangkung yang Jarang Salam Olahraga

Prestasi ini tidak hanya mencerminkan angka, tetapi juga dampak sosial yang nyata bagi masyarakat pekerja informal di Indonesia.

AgenBRILink merupakan inovasi BRI dalam memperluas layanan keuangan sekaligus menjadi penggerak dalam memperkenalkan jaminan sosial kepada Pekerja BPU.

Dengan jaringan yang menjangkau lebih dari 80% desa di Indonesia, AgenBRILink telah menjadi garda terdepan dalam mendorong perlindungan sosial yang lebih luas.

Baca Juga: Heboh! Kerangka Manusia Ditemukan di Mobil Terparkir di Asrama Polisi Gresik

BRI dan BPJS Ketenagakerjaan Bersinergi Mendorong Inklusi Jaminan Sosial bagi Pekerja Informal (Dok. BRI )

Senior Executive Vice President (SEVP) BRI Muhammad Candra Utama menegaskan bahwa AgenBRILink bukan hanya sarana transaksi keuangan, tetapi juga menjadi solusi bagi pekerja informal untuk mendapatkan perlindungan sosial.

”Dengan menggandeng BPJS Ketenagakerjaan, BRI memastikan bahwa semakin banyak masyarakat yang memiliki jaring pengaman sosial dari risiko pekerjaan”, jelasnya.

Keberhasilan Narsun tidak hanya sekadar jumlah pendaftaran, tetapi juga menunjukkan bahwa pendekatan edukatif dan proaktif dapat mengubah pola pikir masyarakat terkait perlindungan sosial.

Baca Juga: Resep Menu Buka Puasa, Resep Ayam Pedas Tanpa Ungkep, Simpel dan Mudah

Dengan strategi jemput bola, ia aktif mengedukasi dan berkolaborasi dengan perangkat desa, serta memberikan pemahaman tentang manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Hari Tua (JHT).

Halaman:

Tags

Terkini