news

Kesuksesan Cokelat Ndalem Merupakan Bukti Nyata BRI Berpihak Terhadap UMKM

Selasa, 11 Maret 2025 | 16:15 WIB
Kesuksesan Cokelat Ndalem Merupakan Bukti Nyata BRI Berpihak Terhadap UMKM (Dok. BRI )

INSIBERNEWS, Jakarta – Cokelat Ndalem menjadi salah satu UMKM unggulan di industri cokelat lokal yang konsisten dalam inovasi dan ketahanannya menghadapi tantangan.

Usaha ini berawal dari kecintaan pada cokelat, serta berfokus utama pada pemahaman pasar dan memastikan produk yang dihasilkan sesuai dengan selera konsumen.

“Fasilitas termahal adalah mesin cetakan. Kami mengalokasikan biaya sekitar Rp2,5 hingga Rp3 juta hanya untuk cetakan sebelum akhirnya mulai berjualan,” ujar Meika Hazim pemilik Cokelat Ndalem saat berbagi pengalaman dalam BRI UMKM EXPO(RT) 2025.

Baca Juga: Jadwal BRI Liga 1 2024-2025 Hari Ini 11 Maret 2025, Lengkap dengan Link Streaming

Bisnis ini terus berkembang seiring berjalannya waktu. Dengan strategi yang tepat, Cokelat Ndalem mampu mencapai titik impas sejak tahun pertama.

Namun, pandemi Covid-19 sempat menghambat laju pertumbuhan bisnis mereka.

“Setelah pandemi, kami kembali berproduksi secara bertahap dan mempertahankan kualitas produk untuk menjaga kepercayaan pelanggan,” tambahnya.

Baca Juga: Ardhito Pramono VS Sony Music: Sengketa Hak Cipta yang Belum Temui Titik Terang

Produk UMKM Cokelat Ndalem (Dok. BRI )

Saat ini, Cokelat Ndalem menawarkan berbagai varian rasa, dengan milk chocolate sebagai produk paling diminati. Selain itu, inovasi terus dilakukan, termasuk menghadirkan varian cokelat kopi dengan bahan baku kopi dari Papua, Wamena, dan Yogyakarta.

Cokelat Ndalem juga merilis produk mirip Pocky untuk memenuhi selera konsumen yang kurang menyukai rasa cokelat terlalu manis.

Pelanggan Cokelat Ndalem kini tersebar di berbagai kota besar, terutama Jakarta, dan telah merambah pasar internasional seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, hingga Australia.

Baca Juga: Profil Gustavo Almeida yang Dapat Kartu Merah Lawan Arema FC di BRI Liga 1 2025

Perjalanan bisnis ini tidak terlepas dari strategi adaptasi, inovasi, kolaborasi, dan konsistensi dalam menjalankan usaha.

“Inovasi tidak selalu berarti menciptakan produk baru, tetapi bisa berupa penyesuaian agar produk yang ada lebih sesuai dengan kebutuhan pasar. Selain itu, kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi kunci untuk memperluas jangkauan dan memperkuat bisnis,” jelas pemilik Cokelat Ndalem.

Halaman:

Tags

Terkini