Pihak rumah sakit mengaku tindakan amputasi dilakukan karena bagian dari tindakan emergency.
Selain itu pihak rumah sakit juga mengaku sudah melakukan panggilan kepada keluarga pasien sebelum melakukan tindakan operasi, namun keluarga korban tidak ada.
Di sisi lain, keluarga korban membantah dan mengaku selalu berada di samping ruang tunggu operasi.***