INSIBERNEWS - Cuaca ekstrem diprediksi akan terjadi di Jakarta dan puncaknya sudah diprediksi oleh BMKG.
BMKG memprediksi bahwa puncak cuaca ekstrem di Jabodetabek akan terjadi pada dasarian II Maret.
Dilansir INSibernews dari BMKG (6/2/2025), Kepala BMKG Dwikorita menyampaikan bahwa puncak cuaca ekstrem di Jabodetabek akan terjadi mulai tanggal 11 Maret 2025.
Baca Juga: Zulkifli Hasan Minta Masyarakat Tidak Panik dengan Kenaikan Harga Cabai Rawit yang Meroket
Puncak cuaca ekstrem tersebut akan terus berlangsung hingga 20 Maret 2025.
“Ternyata tren puncaknya ada di sepuluh hari kedua (bulan Maret). Jadi dimulai tanggal 11 sampai kira-kira tanggal 20 Maret 2025,” ujar Dwikorita.
“Jadi ini curah hujan tertinggi di hijau tua, sampai mencapai 300 mm dalam 10 hari. Ini termasuk berpotensi ekstrem," lanjutnya.
Baca Juga: Jelang Idul Fitri, Menteri Pertanian Himbau Pengusaha Tidak Naikkan Harga Pangan, Ini Alasannya!
Pihak BMKG mengeluarkan himbauan kepada masyarakat untuk waspada terhadap cuaca ekstrem yang dapat menyebabkan banjir.
Peringatan ini dikeluarkan mengingat adanya potensi hujan lebat yang dapat terjadi di beberapa wilayah Indonesia dalam beberapa hari ke depan.
BMKG memperingatkan bahwa hujan dengan intensitas tinggi, angin kencang, serta potensi fenomena cuaca ekstrem lainnya.
Baca Juga: Harga Cabai Rawit Meroket di Awal Ramadan, Sentuh Angka Tertinggi Sejak Pandemi Covid
Cuaca ekstrem ini dapat meningkatkan risiko terjadinya bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.