INSIBERNEWS - Banjir dan tanah longsor terjadi di daerah Jabodetabek, termasuk Kabupaten Bogor.
Hujan lebat yang terjadi menjadi memicu terjadinya bencana alam banjir dan tanah longsor. Di Kabupaten Bogor.
Curah hujan yang sangat tinggi dalam waktu singkat dapat menyebabkan air meluap dari sungai, saluran, atau daerah resapan yang sudah penuh, sehingga menggenangi pemukiman dan area pertanian.
Banjir ini bisa merusak rumah, infrastruktur, serta mengancam keselamatan jiwa manusia.
Selain banjir, hujan lebat juga meningkatkan risiko tanah longsor, terutama di daerah pegunungan atau perbukitan dengan kemiringan curam.
Air hujan yang meresap ke dalam tanah dapat mengurangi kestabilan lereng, sehingga memicu terjadinya longsoran tanah.
Longsor ini dapat mengubur jalan, rumah, dan tanaman, serta menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat.
Dilansir INsibernews dari BPBD Kabupaten Bogor (4/3/2025), Kabupaten Bogor terendam banjir.
Banjir disebabkan karena hujan deras yang mengguyur sejak Minggu (2/3/2025).
Baca Juga: Libur Lebaran 2025 Dipercepat: Anak Sekolah Dapat Cuti Lebih Awal Mulai 21 Maret
Tidak hanya banjir saja, hujan deras juga menyebabkan tanah longsor dan angin kencang di Bogor.
Tercatat ada 16 kecamatan di Kabupaten Bogor yang terdampak banjir, tanah longsor, dan angin kencang.