news

Sungai Ciliwung Meluap, Bendung Katulampa Sempat Siaga 1 Akibat Hujan Deras di Puncak

Senin, 3 Maret 2025 | 12:26 WIB
Sungai Ciliwung Meluap (Foto : Dok/KemenPUPR)

INSIBERNEWS – Hujan deras yang mengguyur kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, pada Minggu (2/3/2025) petang, menyebabkan kenaikan tinggi muka air (TMA) di Bendung Katulampa, Kota Bogor.

Pada pukul 21.33 WIB, TMA mencapai 220 sentimeter atau berstatus Siaga 1, dengan debit air mencapai 514.659 liter per detik.

Baca Juga: Rumah Hanyut di Sungai Ciliwung, Seorang Warga Cisarua Dilaporkan Hilang

Pelaksana Bendung Katulampa, Andi Sudirman, menjelaskan bahwa lonjakan TMA ini disebabkan oleh curah hujan yang tinggi di daerah hulu.

Namun, kondisi tersebut tidak berlangsung lama. Sekitar 42 menit kemudian, atau tepatnya pada pukul 22.15 WIB, TMA mulai surut menjadi 160 sentimeter dan turun ke status Siaga 2, dengan debit air berkurang menjadi 307.467 liter per detik.

Baca Juga: RANS Nusantara Hebat BSD Tutup Sementara Mulai 28 Februari 2025, Bakal Comeback dengan Konsep Baru yang Lebih Segar!

Walau kondisi berangsur membaik, Andi tetap mengimbau warga yang tinggal di sepanjang aliran Sungai Ciliwung agar tetap waspada.

Pasalnya, luapan air dari hulu bisa berdampak ke daerah hilir, seperti Jakarta, yang sering mengalami banjir kiriman dari Bogor.

Baca Juga: Daftar 4 Pekerjaan Sangat Berbahaya Tapi Gaji Fantastis, Apa Saja?

"Kami mengingatkan masyarakat, terutama yang berada di bantaran Sungai Ciliwung, agar tetap waspada terhadap potensi banjir lintasan. Meski TMA sudah menurun, debit air yang besar tetap bisa berdampak ke wilayah di bawahnya," ujar Andi.

Baca Juga: Rusia Sindir Zelensky Usai Kunjungan ke Washington: Pemimpin yang Gagal Total!

Bendung Katulampa memang menjadi salah satu indikator utama dalam memantau potensi banjir di wilayah hilir Sungai Ciliwung.

Oleh karena itu, warga diminta terus memantau informasi terkini dari pihak berwenang agar bisa mengambil langkah antisipasi jika terjadi peningkatan debit air secara mendadak.

Tags

Terkini