Nahas, Dinihari Maling Gasak Sembako di Minimarket Depok Jawa Barat, HP Tertinggal Tak Terbawa

Photo Author
Abd. Rachman, Insibernews
- Kamis, 31 Oktober 2024 | 01:30 WIB
ilustrasi pembobolan (dok ist)
ilustrasi pembobolan (dok ist)

INSIBERNEWS – Nasib nahas dilakukan pelaku pembobolan Minimarket di Depok Jawa Barat, Pasalnya HP genggam yang ia miliki tertinggal dilokasi. Setelah pelaku menjebol jendela minimarket dan membawa kabur sembako yang berada dilokasi, Rabu (30/10/2024)

Kanit Reskrim Polsek Cimanggis AKP Ade Ahmad Sudrajat mengatakan peristiwa terjadi dini hari tadi saat sebuah minimarket di Cimanggis, Depok sedang tutup. Kasus ini tengah diselidiki oleh kepolisian setempat.

"Terkait pembobolan minimarket, kami mendapatkan laporan, melakukan pengecekan TKP. Untuk tersangka melarikan diri," kata Ade kepada wartawan di Mapolsek Cimanggis, Rabu (30/10/2024).

Baca Juga: Kenapa Honda BeAT Jadi Motor Favorit Maling Motor? Ini Alasannya

Ade menduga pelaku beraksi seorang diri. Saat ini polisi tengah mengumpulkan bukti-bukti, di antaranya rekaman CCTV yang merekam pencurian tersebut.

"Di atas tuh ada kaca atau tembok yang dibobol, atas jendela. Diduga (pelaku) masih satu orang, belum ada petunjuk lain, kami juga masih koordinasi minta rekaman CCTV untuk memudahkan penyelidikan kami," ucapnya.

Dia mengatakan pelaku mencuri kebutuhan rumah atau sembako. Atas peristiwa ini, pihak kepolisian juga masih menghitung jumlah total kerugian.

"Kayak kebutuhan rumah tangga lebih banyaknya ya, makanan, sabun, pewangi, dan seperti itu isinya. Untuk sementara belum ke arah situ, hanya ke barang-barang yang mudah dibawa saja," ujarnya.

Baca Juga: Geger! Pria Pendatang Diduga Maling Tewas, Kepala Terjepit Pintu

Meski berhasil menggasak sembako, handphone (HP) diduga milik pelaku tertinggal di minimarket. Selain HP, polisi menemukan adanya motor yang tertinggal di lokasi. Polisi akan mengecek kepemilikan motor tersebut.

"Ada handphone (tertinggal), kalau motor masih kami crosscheck, apa milik pelaku atau warga sekitar, kami sudah amankan," katanya.

"Ada beberapa barang yang diduga milik tersangka yang masih kami dalami untuk penyelidikan dan kami juga masih menunggu pihak dari pengelola untuk membuat laporan. Karena sampai saat ini belum dibuat pelaporan dengan alasan masih melakukan perincian kerugian-kerugiannya," pungkasnya[**]

 

 

Editor: Abd. Rachman

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X