INSIBERNEWS - Harga minyak mentah global mengalami penurunan signifikan pada Senin, 28 Oktober 2024, seiring dengan meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Penurunan ini terjadi setelah Israel melakukan serangan balasan terbatas terhadap Iran, menyusul serangan misil yang diluncurkan oleh negara tersebut pada awal bulan ini.
Baca Juga: Melalui Pemberdayaan BRI, Bisnis Klaster Petani Salak Ini Melejit!
Data pasar menunjukkan bahwa kontrak berjangka minyak Brent turun 5,06 persen, mencapai harga USD 71,64 per barel, sementara minyak jenis WTI merosot 5,12 persen, terjual di level USD 67,97 per barel.
Penurunan harga ini mencerminkan reaksi pasar terhadap langkah Israel yang, meskipun merupakan serangan yang ditunggu-tunggu, tidak menyasar infrastruktur energi Iran.
Baca Juga: Sudah Tahu? Ternyata Wakil Menteri Tidak Dapat Gaji Pokok, Kok Bisa?
Hal ini dianggap sebagai langkah de-eskalasi yang mungkin akan meredakan kekhawatiran akan meluasnya konflik yang sedang berlangsung di Gaza dan Lebanon ke wilayah Teluk Persia.
"Serangan terbatas ini memberikan sinyal positif, karena tidak menargetkan aset energi. Ini mengurangi kekhawatiran akan gangguan pasokan yang signifikan," ujar analis dari Saxo Bank, seperti yang dilaporkan oleh MT Newswires.
Ia menambahkan bahwa pergeseran ini menunjukkan pasar sedang melakukan penyesuaian terhadap premi risiko geopolitik yang sebelumnya meningkat tajam.
Rebecca Babin, Trader Energi Senior di CIBC Private Wealth AS, menjelaskan lebih lanjut bahwa saat ini pasar berada pada titik kritis.
"Kami perlu menyerap informasi terbaru dan menyesuaikan ekspektasi harga. Dengan pelaku pasar mulai mengalihkan perhatian ke faktor fundamental, beberapa mungkin merasa lebih nyaman untuk mengambil posisi short, terutama dengan proyeksi keseimbangan pasokan yang lebih longgar pada tahun 2025."
Baca Juga: Corelab BRI Journalism 360, Ajak Mahasiswa Bincang Bisnis Era Digital di Kampus FISIP UNDIP Semarang
Pergeseran fokus ini menandai fase baru dalam dinamika pasar minyak, di mana investor mulai mempertimbangkan kondisi pasokan dan permintaan jangka panjang, serta potensi stabilitas politik di kawasan yang rentan ini.
Artikel Terkait
Seminar BRI Journalism 360 Usung Tema Jurnalistik Berkualitas dan Berkelanjutan di Indonesia
Corelab BRI Journalism 360, Ajak Mahasiswa Bincang Bisnis Era Digital di Kampus FISIP UNDIP Semarang
Fungsional Nan Nyaman! Simak Inspirasi Dekorasi Kamar Tidur 3x2 Meter, Minimalis Namun Tetap Estetik
Desain Kamar Tidur Ala Boho, Inspirasi Gaya Unik dan Nyaman untuk Kamar yang Lebih Hangat
Inspirasi Dekorasi Kamar Tidur Kecil yang Hemat Tempat dan Fungsional untuk Hunian Nyaman
7 Desain Kamar Tidur Remaja Kekinian yang Bikin Mereka Betah di Rumah Sepanjang Hari!
Kamar Tidur Impian, 8 Ide Desain Menawan untuk Tidur Lebih Nyenyak dan Nyaman
Jefri Nichol Dicecar 20 Pertanyaan Oleh Polres Jakarta Selatan, Sebagai Saksi Kasus Pengeroyokan dan Penganiayaan
Sudah Tahu? Ternyata Wakil Menteri Tidak Dapat Gaji Pokok, Kok Bisa?
Melalui Pemberdayaan BRI, Bisnis Klaster Petani Salak Ini Melejit!