Tawuran Usai Futsal, Dua Pelajar SMA Negeri 1 Darangdan Purwakarta Mengalami Luka-luka Dilarikan Ke Puskesmas

Photo Author
Saepurohman., Insibernews
- Rabu, 18 September 2024 | 11:27 WIB
Foto  tawuran ,dua pelajar SMAN Darangdan Purwakarta alami luka di larikan ke puskesmas  (dok.humas.polres Purwakarta)
Foto tawuran ,dua pelajar SMAN Darangdan Purwakarta alami luka di larikan ke puskesmas (dok.humas.polres Purwakarta)

INSIBERNEWS, Purwakarta - Usai pertandingan futsal pelajar, Aksi tawuran antar siswa terjadi di Kampung Mekarsari, Desa Sawit, Kecamatan Darangdan, Purwakarta, Minggu sore (15/9/2024).

Insiden ini melibatkan siswa dari SMK Negeri 1 Bojong dan SMA Negeri 1 Darangdan, diduga dipicu oleh kekalahan salah satu tim dalam pertandingan futsal antar pelajar SMA/sederajat se-Kabupaten Purwakarta yang diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Purwakarta.

Kapolres Purwakarta, AKBP Lilik Ardhiansyah melalui Kapolsek Darangdan, AKP Yoga Prayoga menjelaskan bahwa perkelahian terjadi sekitar pukul 17.00 WIB ketika rombongan kedua sekolah berhenti di lokasi yang sama.

Baca Juga: Selama 10 Tahun Pemerintahan Presiden Jokowi, BRI Berhasil Jadi BUMN dengan Setoran Dividen Terbesar ke Negara

“Jadi dalam pertandingan futsal antara SMK Negeri 1 Bojong melawan SMA Negeri 1 Darangdan dan di menangkan oleh SMK Negeri Bojong dengan skor 4-2. Setelah pertandingan selesai dalam perjalanan pulang di lokasi kejadian sekira pukul 17.00 WIB rombongan pelajar SMK Negeri Bojong dan pelajar SMA Negeri 1 Darangdan sama-sama berhenti di lokasi tersebut sehingga terjadi tawuran,” ucap Yoga dalam keterangan persnya, Selasa (17/9/2024).

Polisi segera membubarkan tawuran begitu menerima laporan. Dua pelajar SMA Negeri 1 Darangdan mengalami luka-luka dan dilarikan ke Puskesmas Darangdan untuk perawatan.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki insiden tersebut dan mengambil tindakan hukum yang diperlukan.

Baca Juga: Prediksi Skor dan Line Up Semen Padang vs Barito Putera di BRI Liga 1 2024: Ayo Dukung Klub Jagoanmu

Untuk mencegah kejadian serupa, Polsek Darangdan bersama Polsek Bojong melakukan patroli gabungan di sekitar lokasi kejadian dan perbatasan kedua kecamatan. Polisi juga berencana memberikan imbauan di sekolah-sekolah agar aksi tawuran tidak terulang.

Sementara itu, Kepala SMK Negeri 1 Bojong, Wahyu Timimbarkah, menjelaskan berdasarkan keterangan dari guru pendamping dan pelajar yang ikut dalam rombongan tersebut sedang menyaksikan pertandingan futsal sebelum bentrokan terjadi.

“Menurut cerita mereka itu dalam perjalanan pulang menuju SMK Negeri 1 Bojong, rombongan dihadang para pelajar dari SMA Negeri 1 Darangdan. Bahkan dari SMA Negeri 1 Darangdan ada yang melempar batu ke arah kendaraan rombongan SMK Negeri 1 Bojong. Setelah itu tawuran pun terjadi,” ucap Wahyu.

Baca Juga: Lolly Siap Tunjukkan Keburukkan Nikita Mirzani Lewat Akun Instagram Pribadinya

Dia pun menyampaikan permohonan maaf atas tindakan siswanya dan berkomitmen untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

“Kita menyikapi ini dan membuat komitmen agar ke depan anak-anak ini tidak buat keributan. Atas nama SMK Negeri 1 Bojong saya minta maaf. Ini pelajaran buat kita,” tutur Wahyu.

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X