Dianggap Tidak Pro Rakyat, Raffi Ahmad hingga Keluarga Dikritik : Saya Tahu Risiko Punya Followers Banyak

Photo Author
Novia R., Insibernews
- Selasa, 27 Agustus 2024 | 10:57 WIB
Raffi Ahmad tanggapi kritikan netizen (Istimewa)
Raffi Ahmad tanggapi kritikan netizen (Istimewa)

INSIBERNEWS - Aktor sekaligus presenter Raffi Ahmad dikritik netizen karena dianggap tidak pro rakyat. Tudingan tersebut muncul karena Raffi tidak seperti selebritas-selebritas lain yang ikut demo menolak revisi UU Pilkada atau mengungggah peringatan darurat.

Tidak hanya kepada Raffi, keluarga juga terkena kritikan netizen. Raffi Ahmad kemudian menanggapi kritikan tersebut.

Raffi memahami bahwa dari puluhan juta akun yang menjadi followers di media sosialnya, tidak semua menyukainya dan keluarganya.

Baca Juga: Profil Pavel Durov, Bos Telegram yang Ditangkap Polisi di Prancis

"Aku pun sangat memahami dengan aku memiliki followers terbanyak di Asia Tenggara, di dunia nomor 55, dari 70 juta lebih followers ini pasti ada yang suka ada yang tidak suka, ada yang robot ada yang tidak," kata Raffi dikutip dari FYP Trans7.

"Makanya aku tahu plus minum punya followers banyak. Kadang ada senengnya, kadang ada tidak senengnya," tuturnya.

Menyadari besarnya pengaruh yang dia miliki membuat Raffi lebih berhati-hati sebelum mengungah sesuatu di media sosialnya.

"Apa pun itu, ya itu lah yang kenapa aku tuh selalu bergerak, kalau untuk urusan negara apalagi, bukannya aku terlambat atau gimana," ucap Raffi.

"Kita kan harus menyaring dulu, dipolitisir atau enggak. Aku gini aja dipolitisir, seperti tadi 'wah sama mas Gibran,' ya memang kebetulan saya lagi di situ," ungkapnya.

Baca Juga: BRI Liga 1 2024 Pekan Ketiga: Ini Prediksi Line Up Borneo FC vs Bali United, Ada Puhiri hingga Mbarga

Raffi mengatakan pada saat massa demo, dirinya tengah berada di Bandung untuk membantu adiknya yang sedang mencalonkan di Bandung Barat.

"Saat teman-teman lagi pada demo, aku lagi di Bandung untuk urusan, kan adik aku juga kebetulan sedang mau nyalon," kata Raffi Ahmad.

"Kebetulan di sana lagi ada Mas Gibran, Pak Zulkifli Hasan, kebetulan aja, tapi orang-orang mikir aneh-aneh," tuturnya. (***)

 

Editor: Novia R.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X