Diduga Terancam Teror, Konser Taylor Swift di Austria Dibatalkan, 65 Ribu Pembeli Tiket Bakal Di Refund

Photo Author
Novia R., Insibernews
- Kamis, 8 Agustus 2024 | 13:06 WIB
Konser Taylor Swift di Austria dibatalkan (Istimewa)
Konser Taylor Swift di Austria dibatalkan (Istimewa)

INSIBERNEWS - Kabar mengecewakan bagi penggemar Taylor Swift. Pasalnya konser Taylor yang akan digelar di Wina, Austria harus dibatalkan.

Pembatalan konser ini dilakukan setelah pihak berwenang Austria menangkap simpatisan ISIS yang diduga merencanakan serangan di konser Taylor Swift.

Kanselir Austria Karl Nehammer mengatakan tragedi dapat dicegah. "Berkat kerja sama intensif kepolisian kami dan DSN yang baru didirikan dengan dinas luar negeri, ancaman dapat diidentifikasi sejak dini, diatasi, dan tragedi dapat dicegah," kata Nehammer dalam sebuah unggahan di platform media sosial X. DSN adalah Direktorat Keamanan dan Intelijen Austria.

Baca Juga: Kim Soohyun Ungkap Alasan Dirinya Bisa Menjadi Aktor

Konsert yang bertajuk The Eras Tout ini awalnya akan digelar selama tiga hari yaitu dari Kamis hingga Sabtu, 8 sampai 10 Agustus 2024 di Stadion Ernst Happel, Wina.

Namun pihak berwenang menangkap dua pria tersangka teroris, pada Rabu, 7 Agustus 2024. Salah satu dari kedua orang itu diduga akan melakukan serangan pada saat konser berlangsung. 

Pihak promotor Barracuda Music pun mengambil keputusan untuk membatalkan konser The Eras Tour di Wina.

"Dengan konfirmasi dari pejabat pemerintah mengenai rencana serangan teroris di Stadion Ernst Happel, kami tidak punya pilihan selain membatalkan tiga jadwal pertunjukan demi keselamatan semua orang," bunyi pernyataan promotor melalui Instagram.

Baca Juga: Fuji Alami Pelecehan Saat Even Run di Kendari, Panitia Minta Maaf!

Pihak promotor juga akan mengembalikan uang bagi yang sudah membeli tiket. Diketahui terdapat sekitar 65.000 penonton yang sudah membeli tiket konser Taylor Swift selama tiga hari itu.

Tersangka yang telah ditangkap pihak berwenang tersebut diketahui berusia 19 tahun. Kepala Keamanan Austria Franz Ruf mengatakan pria tersebut baru-baru ini berbaiat ISIS. Kini ia pun ditahan.

"Kami telah menetapkan tindakan persiapan yang sesuai dan juga ada fokus pelaku berusia 19 tahun pada konser Taylor Swift di Wina," kata Ruf.

Dia mengatakan ada bahan kimia disita di rumah tersangka. Selain menangkap pria tersebut, orang yang diyakini telah melakukan kontak dengan tersangka juga ditangkap di Wina.

Baca Juga: Borneo FC Lengkapi Komposisi Pemain Asing untuk BRI Liga 1 2024-2025, Ini Daftar Lengkapnya

Berdasarkan pemeriksaan awal, kedua tersangka meradikalisasi diri di internet. Polisi telah berjanji untuk meningkatkan langkah-langkah keamanan, termasuk mengerahkan unit khusus untuk konser tersebut, sambil mengantisipasi hal lain.

Editor: Novia R.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X