INSIBERNEWS - Calon wakil presiden nomor urut 3 sekaligus mantan Menko Polhukam yaitu Mahfud MD menyatakan bahwa saat ini Pemilihan Umum (Pemilu) sudah selesai dilaksanakan.
Melalui pesan tausiah dalam peringatan Tahun Baru Hijriah 1446 di Masjid Istiqlal, Mahfud mengatakan jika pihak yang kalah haruslah mengakui kemenangan calon Presiden dan Wakil Presiden yang terpilih, jadi tidak perlu marah-marah.
"Pemilu? Selesai, ya sudah. Yang menang harus diakui, (yang kalah) jangan marah-marah melulu, enggak bisa. Itu tidak berkeadaban namanya," ujar Mafud
Baca Juga: Waspada! Modus Janji Manis Dapat Lowongan Kerja, Ternyata Data Pribadi Dipakai untuk Pinjol
Mahfud juga menambahkan meski seseorang calon merasa menjadi yang paling hebat, tetapi kenyataanya ia tidak dipilih oleh rakyat.
Maka dari itu, menurutnya pihak yang kalah harus mengakui calon terpilih dan selanjutnya membangun kembali peradaban.
"Apapun variasi yang mendekati, itu harus kita akui, lalu apa? Mari membangun peradaban," tegas Mahfud.
Ia juga menjelaskan bahwa kita sudah melaksanakan tiga sila dalam Pancasila yaitu Ketuhanan yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, serta persatuan seluruh rakyat Indonesia.
Namun menurutnya, sila keempat mengenai kebijaksanaan dalam musyawarah dan perwakilan serta sila kelima keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia sampai saat ini belum dilaksanakan padahal itu menjadi modal menuju Indonesia emas pada 2045.
Artikel Terkait
Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharam, Pemkab Purwakarta Gelar Doa Bersama dan Pawai Obor
Genjot Hasilkan Padi, Pemkab Purwakarta Lebarkan Sayap dengan Incar Lahan Tidur Disulap Jadi Areal Persawahan Padi Gogo.
Tembak Kepala Warga, Ini Kronologi Peluru Nyasar Anggota DPRD Lampung Tengah
Waspada! Modus Janji Manis Dapat Lowongan Kerja, Ternyata Data Pribadi Dipakai untuk Pinjol
Kenali Ciri Kecanduan Sabu dan Efek Penggunaannya