“DNA kita memang yang di Indonesia. Baik buruknya, ini negara kita. Mau diapain? Ya sudah, apa yang kita bisa perbuat,” imbuhnya.
Pandangan itulah yang kini tercermin dalam keputusan bisnis grup Adaro. Dana yang diperoleh dari pelepasan aset di Australia diarahkan kembali ke Indonesia untuk memperbesar aktivitas usaha sekaligus menciptakan dampak ekonomi di dalam negeri.
Keputusan membawa pulang dana hasil divestasi bukan semata-mata soal memindahkan modal, tetapi juga bagian dari komitmen untuk membangun bisnis, membuka lapangan kerja, dan memberikan manfaat lebih besar di Tanah Air. ***
Artikel Terkait
TRAGIS! Satu Keluarga di Lampung Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Diduga Dibunuh Pakai Linggis
HUT ke-81 TNI, Prabowo Sanjung Prajurit yang Rela Taruhan Nyawa Tembus Medan Bencana
Perkuat Postur Pertahanan, Presiden Prabowo Resmi Lantik 204 Satuan Baru TNI di Puncak HUT ke-81
Tergiur Janji Manis Rp10 Juta, Empat ABK KM Maulana 23 Berakhir Disiksa dan Ditelantarkan
Imbas Temuan Fasilitas Mewah, Kemenimipas Pecat Kalapas Cibinong dan 16 Pegawai Kena Sanksi
Kepala Rutan Depok Bicara soal Video Viral Dugaan Narkoba, 2 Petugas Diperiksa