"Kami berusaha untuk menjalankan arahan pimpinan, baik dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Kantor Wilayah, yaitu Zero Halinar, bebas dari handphone, penguatan liar, dan narkoba," jelas Bogi.
Hingga saat ini, pihak Rutan Kelas I Depok masih mendalami asal-usul video, identitas orang-orang yang terlihat di dalam rekaman, serta memastikan apakah dugaan aktivitas penggunaan sabu tersebut benar terjadi di lingkungan rutan.
Hasil investigasi internal nantinya akan menjadi dasar bagi pihak Rutan Depok untuk menentukan langkah selanjutnya. ***
Artikel Terkait
Praktik Pungli Merajalela, Bawa HP ke Dalam Sel Dikenakan Tarif Rp250 Juta
Bongkar Skandal Jual Beli Sel Mewah, DPR Geram Ada Fasilitas 'President Suite' di Lapas Cibinong
Ancaman Banjir Rob Hantui Pesisir Jawa Timur, BMKG Minta Warga Waspada Saat Malam Hari
Hasil UEFA Nations League: Inggris Bikin Kroasia Tak Berkutik, Spanyol Sempurna di Grup A3
Dapur MBG Mangkrak, Mitra Mengadu ke DPR, Agus Sulistriyono: Jangan Hanya Mau Untung
Video Diduga Warga Binaan Rutan Depok Pesta Sabu Viral, Ada Lampu Disko dan Musik Keras