AS Ungkap Punya Senjata di Luar Angkasa, China-Rusia Kompak Beri Peringatan

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Rabu, 16 September 2026 | 11:59 WIB
AS Ungkap Punya Senjata di Luar Angkasa, China-Rusia Kompak Beri Peringatan (Istimewa)
AS Ungkap Punya Senjata di Luar Angkasa, China-Rusia Kompak Beri Peringatan (Istimewa)

INSIBERNEWS - Pengakuan Amerika Serikat (AS) bahwa negaranya memiliki senjata yang ditempatkan di orbit Bumi memicu respons dari China dan Rusia.

Beijing memperingatkan agar luar angkasa tidak berubah menjadi medan perang, sedangkan Moskow menyerukan agar kawasan tersebut tetap bebas dari segala jenis senjata.

Pernyataan tersebut disampaikan pada Selasa, 15 September 2026, setelah Angkatan Antariksa AS atau United States Space Force (USSF) untuk pertama kalinya secara terbuka mengonfirmasi keberadaan senjata pengendalian luar angkasa di orbit.

Baca Juga: Kasus HGB Summarecon: KPK Sebut 4 Tersangka Diduga Orang Kepercayaan Nusron Wahid

Juru bicara USSF mengatakan kemampuan tersebut digunakan untuk melindungi pasukan gabungan AS dari tindakan pihak lawan. Namun, Washington tidak mengungkap secara rinci jenis, jumlah, maupun lokasi senjata yang dimaksud.

"AS memiliki senjata pengendalian luar angkasa di orbit yang mampu melindungi pasukan gabungan dari tindakan musuh," ujar juru bicara USSF, seperti dilaporkan CNA.

China Minta AS Hentikan Perluasan Kemampuan Militer di Luar Angkasa

China langsung merespons pengumuman tersebut. Beijing menyatakan penolakan terhadap upaya menjadikan luar angkasa sebagai arena persenjataan, medan konflik, maupun perlombaan senjata.

Baca Juga: Perjalanan Karier Gus Arif, Eks Bupati Kebumen yang Terjerat OTT KPK dalam Kasus HGB Summarecon Bogor

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun meminta AS menghentikan langkah yang dinilai memperluas kemampuan militernya di luar angkasa.

"Kami mendesak pihak AS menghentikan perluasan kemampuan militernya dan persiapan perang di luar angkasa," kata Guo dalam konferensi pers.

China juga menyerukan agar luar angkasa tetap digunakan secara damai dan tidak berkembang menjadi arena baru dalam persaingan militer negara-negara besar

Respons serupa datang dari Rusia. Kremlin menyatakan harapan agar masyarakat internasional mendukung upaya untuk menjaga luar angkasa dari persenjataan.

Baca Juga: Skandal Gratifikasi Rp37,8 Miliar Eks Sekjen MPR, KPK Cecar Tiga Saksi Kunci

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Rusia menginginkan luar angkasa tetap "bebas dari segala jenis senjata".

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X