INSIBERNEWS — Rangkaian gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih menimbulkan dampak. Gempa susulan yang terus terjadi mengancam sejumlah akses jalan, termasuk jalur Trans Flores di wilayah Manggarai Timur.
Sebelumnya, Flores diguncang gempa berkekuatan magnitudo (M) 7,7 pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Setelah gempa utama tersebut, aktivitas seismik masih berlangsung hingga Kamis (20/8/2026).
Salah satu gempa susulan yang cukup kuat tercatat terjadi pada Kamis pagi. Kondisi ini membuat masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika melintasi jalur yang mengalami kerusakan.
Baca Juga: Resmi Jadi Tersangka Kasus Penipuan, Ruben Onsu Bakal Diperiksa Polisi Minggu Depan
Kerusakan terlihat pada akses jalan Trans Flores di kawasan utara Manggarai Timur, tepatnya di sekitar Jembatan Dampek pada jalur Pantura Reo-Dampek.
Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, permukaan jalan terlihat mengalami retakan dan pecah di sejumlah titik. Bahkan, sebagian badan jalan tampak terbelah hingga memperlihatkan rongga di bawah permukaan aspal.
Retakan juga terlihat di bagian tepi jalan sehingga ruang untuk kendaraan melintas menjadi semakin sempit. Kondisi tersebut dinilai membahayakan, terlebih gempa susulan masih terus terjadi.
Baca Juga: Akui Mabok, Pria Bugil Aniaya Pengendara di Lenteng Agung Ternyata Mahasiswa
Pengunggah video menyebut kendaraan dengan muatan berat tidak dapat melintasi lokasi tersebut. Sementara kendaraan dengan muatan ringan masih dapat melewati jalan dengan sangat hati-hati.
Meski bagian utama jembatan disebut masih berdiri, kerusakan justru terlihat pada bagian jalan yang mengarah menuju jembatan. Aspal di area tersebut tampak retak dan berlubang.
Dalam video, kendaraan Basarnas dan sejumlah kendaraan lain terlihat memperlambat laju saat melewati bagian jalan yang rusak.
Baca Juga: Viral Berkostum Superman Padamkan Karhutla, Remaja Asal Kalteng Tuai Pujian Menteri Kehutanan
BMKG Catat Ribuan Gempa Susulan
Aktivitas gempa di Flores masih terpantau tinggi. Berdasarkan catatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa berkekuatan M 5,8 terjadi pada Kamis (20/8) pukul 05.45 WIB.
Gempa tersebut memiliki episenter sekitar 34 kilometer timur laut Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT.
Artikel Terkait
Petugas SDA Temukan Potongan Kaki di Sungai Limo, Titik Terang Kasus Mutilasi Depok?
Viral Berkostum Superman Padamkan Karhutla, Remaja Asal Kalteng Tuai Pujian Menteri Kehutanan
Guncangan 6,0 Magnitudo Kembali Landa NTT, Pria 56 Tahun Meninggal Syok Kena Serangan Jantung
Nyaris Gagal Beasiswa Gegara Salah Desil, Mahasiswi Berprestasi Unesa Didatangi Wawali Surabaya
KKB Diduga Sandera 9 Warga Termasuk Anak-anak dan Ibu Hamil, Berikut Identitasnya
Resmi Jadi Tersangka Kasus Penipuan, Ruben Onsu Bakal Diperiksa Polisi Minggu Depan