Prabowo Siapkan Dokter Terbang untuk Wilayah Terpencil, Mensesneg Jelaskan Konsep Layanannya

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:56 WIB
Ilustrasi Dokter (Foto : Dok. Univ Airlangga)
Ilustrasi Dokter (Foto : Dok. Univ Airlangga)

 

INSIBERNEWS - Pemerintah tengah menyiapkan konsep dokter terbang sebagai salah satu terobosan untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil dan sulit menjangkau fasilitas medis.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan gagasan tersebut muncul dari kondisi geografis Indonesia yang sangat luas, sementara fasilitas kesehatan belum sepenuhnya tersebar secara merata.

"Kenapa kemudian muncul juga ide mengenai dokter terbang? Istilah terbang itu karena dalam beberapa kali kesempatan kita berkeliling ke seluruh wilayah di Indonesia memang negara kita sangat luas ya, jangkauan fasilitasnya belum merata," ujar Prasetyo di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu.

Baca Juga: Bukan Cuma Puskesmas, Prabowo Siapkan Ambulans Udara dan Dokter Terbang

Konsep dokter terbang sebelumnya diungkap Presiden Prabowo Subianto dalam pidato penyampaian pengantar atau keterangan pemerintah atas RUU APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan di Gedung MPR/DPR RI, Jakarta, Jumat (14/8).

Prasetyo menjelaskan, program tersebut tidak berdiri sendiri. Pemerintah juga sedang mempercepat peningkatan fasilitas kesehatan, termasuk puskesmas dan rumah sakit umum daerah (RSUD).

Perbaikan fasilitas kesehatan di berbagai daerah diharapkan dapat memangkas jarak dan waktu tempuh masyarakat ketika membutuhkan pelayanan medis.

Baca Juga: Apresiasi Kekompakan Prabowo-Gibran, Ketua DPD Ingatkan Pentingnya Kebijakan Pro-Rakyat

Namun, untuk wilayah yang kondisi geografisnya membuat akses darat sulit atau membutuhkan waktu lama, pemerintah menyiapkan alternatif melalui konsep dokter terbang.

Layanan ini dirancang sebagai unit reaksi cepat kesehatan berbasis helikopter yang dapat dikerahkan ke wilayah tertentu ketika dibutuhkan.

Konsep serupa, kata Prasetyo, juga telah diterapkan di sejumlah negara sebagai salah satu solusi untuk menjangkau masyarakat di kawasan yang sulit diakses.

Baca Juga: NTT Diguncang Gempa M 7,7 hingga Air Laut Labuan Bajo Sempat Surut

Prasetyo menegaskan, istilah dokter terbang tidak berarti pemerintah akan menyediakan moda transportasi udara di setiap desa maupun kelurahan.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X