Kebakaran Hebat Hanguskan Pabrik Plastik di Gunung Putri Bogor, Api Baru Padam Setelah 7 Jam, Penyebab Masih Diselidiki

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Senin, 30 Maret 2026 | 12:45 WIB
Menyoroti insiden kebakaran dalam pabrik plastik di wilayah Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat.  (TikTok.com/@vivinurjunia.11)
Menyoroti insiden kebakaran dalam pabrik plastik di wilayah Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat. (TikTok.com/@vivinurjunia.11)

INSIBERNEWS - Insiden kebakaran besar menggemparkan warga di kawasan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Peristiwa ini ramai diperbincangkan di media sosial setelah sebuah pabrik plastik dilalap si jago merah pada Senin, 30 Maret 2026.

Berdasarkan video yang beredar di TikTok, terlihat kobaran api membesar dan menghanguskan hampir seluruh bagian pabrik yang diduga menyimpan bahan plastik mudah terbakar.

Informasi awal menyebutkan kebakaran kemungkinan dipicu oleh sambaran petir, namun hingga kini penyebab pastinya masih dalam penyelidikan.

Baca Juga: Viral Video Perempuan Kejar Pelaku Pelecehan di Bekasi, Warganet Soroti Pelaku yang Diduga ODGJ

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, menjelaskan bahwa proses pemadaman berlangsung cukup lama karena besarnya skala api.

Menurutnya, api mulai berkobar sekitar pukul 15.30 WIB dan baru berhasil dikendalikan sepenuhnya pada pukul 22.10 WIB.

“Pemadaman berlangsung selama kurang lebih tujuh jam. Tidak ada korban jiwa dan seluruh anggota dalam kondisi selamat,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Baca Juga: Seskab Teddy Bagikan Semarak Lebaran 1447 H, Prabowo Subianto Gelar Bazar Rakyat dan Hiburan di Monas

10 Unit Damkar dan 50 Personel Dikerahkan
Untuk mengatasi kebakaran tersebut, petugas mengerahkan total 10 unit mobil pemadam kebakaran. Selain itu, turut digunakan berbagai peralatan pendukung seperti:

  • 1 unit SCBA (alat bantu pernapasan)
  • 2 unit kendaraan rescue
  • Sejumlah ambulans

Tak kurang dari 50 personel diterjunkan ke lokasi. Proses pemadaman juga melibatkan bantuan dari relawan, aparat TNI, kepolisian, hingga Brimob guna mempercepat penanganan dan pengamanan area.

Baca Juga: Gara-Gara Imbauan Menteri Bahlil, Candaan Warganet: Baru Sadar Matikan Kompor Ternyata Penting Banget!

Petugas Sempat Kelelahan di Lapangan
Lamanya proses pemadaman membuat sejumlah petugas mengalami kelelahan. Beberapa di antaranya bahkan harus mendapatkan penanganan medis ringan serta bantuan oksigen.

Meski demikian, kondisi seluruh personel dipastikan aman. Para petugas baru bisa beristirahat dan makan setelah api berhasil dikendalikan.

“Anggota baru bisa makan setelah tujuh jam berjibaku memadamkan api,” tambah Yudi.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X