INSIBERNEWS - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, atau yang akrab disapa KDM, kembali mencuri perhatian publik setelah melakukan inspeksi mendadak ke pabrik PT Tirta Investama (Aqua) di Subang, Rabu (22/10) pekan lalu.
Kunjungan ini menjadi sorotan karena Dedi menerima langsung keluhan warga yang merasa sulit mendapatkan air bersih di sekitar kawasan pabrik. Video momen tersebut pun viral di media sosial.
“Jangan sampai seperti ini. Air dari sini diambil dan dijual dengan harga mahal, tapi masyarakat sekitar gunung kesulitan mandi karena tidak punya air,” ujar Dedi menohok.
Baca Juga: Presiden Prabowo Genjot Renovasi Rumah Tak Layak Huni, Target Capai 400 Ribu Unit di 2026
KDM menegaskan pentingnya keseimbangan antara aktivitas industri dan kebutuhan dasar masyarakat sekitar. Ia meminta perusahaan memastikan operasional mereka tidak mengganggu akses air bagi warga.
Dalam dialog bersama warga, seorang ketua RW mengaku belum pernah menerima manfaat langsung dari keberadaan pabrik Aqua di wilayahnya.
“Enggak ada, Pak. Saya sebagai ketua RW saja belum pernah minum dari Aqua, apalagi warga lain. Bantuan air bersih juga tidak ada,” keluhnya.
Baca Juga: Gurita Bisnis Minimarket, Judol, dan Produk Impor Jadi Ancaman Serius Bagi UMKM
Keluhan serupa dilaporkan terjadi di sejumlah daerah lain, seperti Klaten, Bogor, dan Pasuruan, yang juga memiliki pabrik Aqua. Warga di kawasan tersebut menyebut sumur-sumur mereka sering mengering saat musim kemarau, sehingga mereka terpaksa membeli air untuk kebutuhan sehari-hari.
Dedi menekankan, perusahaan besar seperti Aqua memiliki tanggung jawab sosial yang jelas, termasuk memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan dan masyarakat sekitar pabrik.
Selain itu, KDM mendorong pemerintah daerah dan pihak perusahaan untuk membuat sistem distribusi air yang adil, agar warga tetap bisa mengakses air bersih tanpa terganggu aktivitas industri.
Baca Juga: Kejagung Geledah Lima Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Ekspor Limbah Sawit 2022
Ia menambahkan, upaya ini bukan sekadar soal keluhan sesaat, tetapi menjadi bagian dari perlindungan hak warga atas kebutuhan dasar, sekaligus memastikan keberlanjutan lingkungan hidup di daerah penghasil air. ***
Artikel Terkait
PSM Makassar Resmi Tunjuk Tomas Trucha sebagai Pelatih, Targetkan Kejayaan Super League 2025-2026
Soroti Pentingnya Generasi Muda, Prabowo: Jangan Takut Bermimpi Besar!
Polres Jaksel Dalami Kasus Dugaan Selegram RW Gelapkan Rp1 Miliar Terkait Warga Malaysia DPO
Chikita Meidy Resmi Cerai dari Indra Adhitya, Hak Asuh Anak Jatuh ke Tangan Chikita
Asik Dugem dengan Baju Sexy, Mahasiswi Penerima KIP di UNS Kena Sanksi Konseling dan Bantuan Dicabut
Kejagung Geledah Lima Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Ekspor Limbah Sawit 2022
Cak Imin Soroti Ramainya Alfamart dan Indomaret yang Diklaim Bikin UMKM Tak Berdaya
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Tinjau Korban Banjir Semarang, Instruksikan Layanan Kesehatan Siaga 24 Jam
Gurita Bisnis Minimarket, Judol, dan Produk Impor Jadi Ancaman Serius Bagi UMKM
Presiden Prabowo Genjot Renovasi Rumah Tak Layak Huni, Target Capai 400 Ribu Unit di 2026