INSIBERNEWS - Ketua DPR RI Puan Maharani buka suara terkait pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang mendorong relawannya agar mendukung pasangan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka untuk kembali maju pada Pilpres 2029. Menurut Puan, pembicaraan soal pemilu masih terlalu dini.
“Pemilu masih jauh,” ujar Puan saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/9).
Baca Juga: Mahfud MD Siap Gabung Komite Reformasi Polri, Istana Beri Sambutan Hangat
Puan menilai wacana tersebut belum tepat untuk dibicarakan saat ini. Ia mengingatkan bahwa pemerintahan Prabowo-Gibran bahkan belum genap satu tahun berjalan.
Karena itu, fokus yang lebih penting sekarang adalah bekerja bersama dalam membangun bangsa ketimbang mendahului pembicaraan politik lima tahun ke depan.
“Sekarang saatnya semua pihak bergotong royong, mendukung pemerintah yang baru agar bisa menjalankan program-programnya dengan baik,” tambah Ketua DPP PDIP itu.
Baca Juga: Video Maba UNSRI Viral Usai Dipaksa Kating Cium Teman, Kampus Bentuk Tim Investigasi
Sebelumnya, Jokowi memberi arahan kepada Relawan Bara Jokowi Presiden atau Bara JP agar mengawal dan mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran hingga dua periode. Arahan tersebut disampaikan langsung oleh Jokowi ketika menemui relawannya di kediamannya di Solo, Jawa Tengah, pada Jumat (19/9).
Pernyataan Jokowi itu sontak menuai sorotan luas. Sebagian menilai dukungan tersebut mempertegas arah politik mantan presiden dua periode itu, sementara yang lain beranggapan wacana ini terlalu dini mengingat agenda pemerintahan baru saja dimulai.
Baca Juga: Jangan Asal Pakai! Begini Cara Tepat Memilih Skincare untuk Sang Buah Hati
Dalam konteks politik nasional, suara Jokowi masih dianggap punya pengaruh besar, terutama di kalangan relawan dan masyarakat akar rumput yang selama ini setia mendukungnya. Tak heran jika pernyataan soal “dua periode” untuk Prabowo-Gibran langsung menjadi bahan pembicaraan publik.
Meski begitu, Puan menegaskan bahwa saat ini yang paling dibutuhkan adalah kerja nyata. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk memberi kesempatan kepada pemerintahan baru dalam menjalankan program pembangunan, mulai dari bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan, hingga kesejahteraan rakyat.
Baca Juga: Nadiem Gugat Penetapan Tersangka Kasus Chromebook, Ajukan Praperadilan di PN Jaksel
“Bukan waktunya bicara soal siapa maju atau tidak di 2029. Mari kita lihat dulu bagaimana pemerintahan ini bekerja. Kalau berhasil, rakyat pasti menilai,” tutup Puan.
Artikel Terkait
Wow! G-Dragon Kolaborasi dengan PUBG Mobile, Hadirkan Outfit Eksklusif hingga Akhir Oktober
Prabowo Ungkap Indonesia Siap Kirim Pasukan untuk Dukung Perdamaian ke Palestina
Serukan Stop Perang di Gaza, Prabowo: Pengakuan Negara Palestina adalah Sisi Sejarah yang Benar!
APBN 2026 Resmi Disahkan DPR, Pendapatan Negara Ditarget Rp3.153 Triliun
Nadiem Gugat Penetapan Tersangka Kasus Chromebook, Ajukan Praperadilan di PN Jaksel
GAC AION RT Versi Terbaru Meluncur, Bawa Fitur Baru dengan Harga Tetap Terjangkau
Final Miss Universe Indonesia 2025: Sanly Liu Dinobatkan Juara, Kirana Larasati Masuk 3 Besar!
Jangan Asal Pakai! Begini Cara Tepat Memilih Skincare untuk Sang Buah Hati
Video Maba UNSRI Viral Usai Dipaksa Kating Cium Teman, Kampus Bentuk Tim Investigasi
Mahfud MD Siap Gabung Komite Reformasi Polri, Istana Beri Sambutan Hangat