INSIBERNEWS - Pencarian terhadap penumpang mobil Toyota Avanza yang terjun ke Sungai Lae Kombih, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jahe, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara, masih berlanjut.
Insiden tragis yang terjadi pada Rabu sore, 23 April 2025, menyebabkan tiga orang penumpang dilaporkan hilang. Namun, satu korban telah ditemukan meninggal dunia pada Minggu pagi, 27 April 2025.
Baca Juga: Liverpool Samai Rekor MU, Raih 20 Gelar Liga Inggris Usai Bungkam Tottenham
Kepala Kantor Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) Medan, Hery Marantika, mengonfirmasi penemuan korban pertama yang bernama Herry Purnomo, warga Deliserdang, sekitar pukul 09.30 WIB.
Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, sekitar 10 kilometer dari titik awal kejadian, dan langsung dievakuasi ke RSUD Subulussalam untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Baca Juga: Sugiono Tegaskan Komitmen Indonesia di BRICS, Dorong Kerja Sama Strategis dengan Brazil
Hery mengungkapkan bahwa proses evakuasi korban berlangsung penuh tantangan, mengingat kondisi medan yang curam dan banyaknya bebatuan besar yang menghalangi aliran sungai.
Selain itu, faktor cuaca yang tidak mendukung dan kesulitan sinyal di lokasi turut memperlambat pergerakan tim pencarian.
Baca Juga: Prabowo Sambut Delegasi FKI di Istana, Dorong Investasi Korea di Sektor Strategis RI
"Tim SAR Gabungan terus bekerja keras meski menghadapi banyak hambatan. Kami harus sangat berhati-hati, karena tebing sepanjang sungai sangat licin dan dalam. Tim juga harus ekstra berhati-hati dalam bergerak agar tidak ada yang terluka," kata Hery.
Pencarian dilakukan dengan hati-hati, mengutamakan keselamatan seluruh petugas di lapangan.
Baca Juga: CATAT! Setiap Rabu, ASN DKI Wajib Naik Transportasi Umum, Ada Fasilitas Gratis Juga!
Sementara itu, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Satgas SAR Subulussalam, dan relawan terus melakukan pencarian di sepanjang aliran Sungai Lae Kombih untuk menemukan dua korban lainnya yang masih hilang. Area pencarian juga terus diperluas untuk memastikan bahwa semua kemungkinan sudah dijelajahi.
Sebelumnya, mobil Toyota Avanza yang dinaiki tiga orang itu terjatuh ke Sungai Lae Kombih setelah kehilangan kendali pada Rabu, 23 April 2025. Tim SAR kini berharap kedua korban yang masih hilang bisa segera ditemukan agar keluarga dapat memperoleh kejelasan dan proses pemulihan bisa segera dimulai.
Artikel Terkait
Viral Video Satpol PP Copot Banner Ormas GRIB Jaya di Senen: Satriadi Gunawan Tegaskan Cuma Salah Paham
Gubernur Pramono Anung Akan Bangun Patung M.H. Thamrin Raksasa di Jalan Thamrin, Simbol Baru Kebanggaan Betawi
Sebut Paula Verhoeven Idap HIV Hingga Hantam Kejelekkan, Irjen Purn Ricky Tanggapi Baim Wong: Gak Manusiawi Kamu Sudah Punya Keturunan
Super App BRImo Digunakan Oleh 40 Juta User hingga Jadi Andalan Masyarakat, dan Catat Transaksi Rp1,599 Triliun Dalam 3 Bulan
Prabowo Sambut Delegasi FKI di Istana, Dorong Investasi Korea di Sektor Strategis RI
CATAT! Setiap Rabu, ASN DKI Wajib Naik Transportasi Umum, Ada Fasilitas Gratis Juga!
Sugiono Tegaskan Komitmen Indonesia di BRICS, Dorong Kerja Sama Strategis dengan Brazil
Liverpool Samai Rekor MU, Raih 20 Gelar Liga Inggris Usai Bungkam Tottenham
Berapa Sebenarnya Batas Maksimal Umur Hidup Kucing? Ini Penjelasannya
3 Olahraga Ringan Seru yang Bisa Kamu Lakukan Bareng Anabulmu