Ikuti Jejak Prabowo, Pemkot Jambi Gandeng Densus 88 untuk Bekali Retreat Ketua RT

Photo Author
- Kamis, 24 April 2025 | 07:57 WIB
Kota Jambi  (Foto : net)
Kota Jambi (Foto : net)

INSIBERNEWS - Pemerintah Kota Jambi tengah menyiapkan langkah unik sekaligus strategis dalam menyambut para ketua RT terpilih dari Pemilihan Ketua Rukun Tetangga (Pilkate) Serentak 2025.

Wali Kota Jambi, Maulana, mengungkapkan rencana menggelar program retreat dan pembekalan khusus bagi para pemimpin lingkungan tersebut, dengan melibatkan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror.

Baca Juga: Eksploitasi Anak di Sirkus OCI, Komnas HAM Soroti Dugaan Pelanggaran Sejak 1997

Maulana menyampaikan bahwa keterlibatan Densus 88 bukan tanpa alasan. Langkah ini merupakan bentuk antisipasi terhadap potensi penyebaran paham ekstrem dan radikal yang bisa menyusup hingga ke lingkup terkecil masyarakat.

“Ketua RT itu garda terdepan pemerintahan di level komunitas. Mereka harus siap bukan cuma dalam administrasi, tapi juga dalam menjaga ketahanan sosial dan ideologis warganya,” ujarnya, Rabu (23/4/2025).

Baca Juga: Jepang Buka Peluang Besar untuk Pekerja Asing, Indonesia Jadi Salah Satu Target Utama

Retreat ini rencananya akan dilaksanakan setelah para ketua RT dilantik secara resmi. Dalam kegiatan tersebut, mereka akan mendapatkan pembekalan seputar wawasan kebangsaan, tanda-tanda radikalisme, hingga cara menangkal penyebaran ideologi ekstrem di tengah masyarakat.

Maulana menegaskan, pencegahan harus dimulai dari bawah, karena lingkungan RT adalah pintu awal masuknya berbagai pengaruh luar.

Baca Juga: Prabowo Disebut Bakal Hadiri Perayaan Mayday 2025, Jadi Presiden Kedua Temui Buruh Langsung

“Sekarang bukan zamannya hanya petugas keamanan yang waspada. Ketua RT juga harus tahu apa itu potensi radikalisme, bagaimana mengenali perubahan sikap warga, dan bagaimana membangun lingkungan yang aman, inklusif, serta penuh toleransi,” tambahnya.

Menurutnya, ini bagian dari pendekatan human security yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga: Menyoroti Kasus Keracunan Puluhan Siswa di Cianjur, BGN Selidiki Akibat MBG atau Bukan

Inisiatif ini pun menjadi langkah baru yang berani dan mungkin akan jadi percontohan bagi daerah lain. Maulana berharap kolaborasi semacam ini bisa memperkuat peran RT sebagai pelindung pertama masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan di level akar rumput.

“Kami ingin RT tidak hanya aktif secara administratif, tapi juga tangguh dalam menjaga persatuan warganya,” pungkasnya.

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X