Gunung Marapi Kembali Erupsi, Kolom Abu Tidak Teramati namun Warga Diminta Waspada

Photo Author
- Sabtu, 8 Maret 2025 | 13:33 WIB
Ilustrasi Gunung Erupsi (Foto : Blog.ACT.ID)
Ilustrasi Gunung Erupsi (Foto : Blog.ACT.ID)

INSIBERNEWS – Aktivitas vulkanik Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali meningkat. Gunung yang terletak di perbatasan Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar ini mengalami erupsi pada Sabtu (8/3/2025) pukul 10.41 WIB.

Meski letusan terjadi, Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Marapi melaporkan bahwa tinggi kolom abu tidak dapat teramati secara jelas.

Baca Juga: Setelah Sritex, Kini Ribuan Pekerja Pabrik Sepatu di Tangerang Kena PHK

"Gunung Marapi kembali mengalami erupsi, tetapi kolom abu tidak terlihat," kata Teguh, petugas PGA Marapi di Padang. Berdasarkan data seismogram, letusan ini tercatat dengan amplitudo maksimum 30,4 milimeter dan berlangsung selama sekitar 55 detik.

Meski tak terlihat jelas, abu vulkanik yang keluar berwarna kelabu pekat dan condong ke arah utara.

Baca Juga: Perkuat Kerjasama, BRI dan Blue Bird Hadirkan Solusi Keuangan Digital untuk Mudahkan Pengemudi

Sebelumnya, pada Jumat (7/3/2025) dini hari sekitar pukul 02.45 WIB, Gunung Marapi juga mengalami erupsi yang cukup signifikan. Letusan kali ini disertai suara dentuman keras yang terdengar hingga permukiman warga.

Seismogram mencatat amplitudo letusan mencapai 30,7 milimeter dengan durasi sekitar 2 menit 4 detik. Kolom abu akibat erupsi ini menjulang hingga 1.200 meter di atas puncak gunung sebelum terbawa angin ke arah utara.

Baca Juga: Urbanisasi dan Tingginya Permintaan Perumahan Menjadi Salah Satu Biang Kerok Banjir Bekasi

Saat ini, Gunung Marapi masih berada pada status Level II atau Waspada. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengingatkan warga, pendaki, dan wisatawan agar tidak memasuki radius tiga kilometer dari kawah aktif (Kawah Verbeek).

Selain itu, masyarakat yang tinggal di sekitar lembah dan sungai yang hulunya berasal dari Gunung Marapi juga diminta waspada terhadap potensi banjir lahar hujan, terutama di tengah musim hujan yang masih berlangsung.

Baca Juga: Terkuak Biang Kerok Terjadinya Banjir Bekasi, Bukan hanya Karena Curah Hujan Tinggi

Dengan meningkatnya aktivitas gunung ini, warga di sekitar kawasan diminta tetap siaga dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.

Gunung Marapi dikenal sebagai salah satu gunung api paling aktif di Sumatera, sehingga pemantauan ketat terus dilakukan untuk mengantisipasi potensi erupsi berikutnya.

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X