INSIBERNEWS - Kementerian PUPR lakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk mengisi 43 bendungan yang ada di Pulau Jawa alami penurunan daya tampung air akibat El Nino.
Dalam hal ini Kementerian PUPR bekerjasama dengan BMKG, Badan Riset dan Onovasi Nasional (BRIN) dan TNI Angkatan Udara.
"Teknologi modifikasi cuaca yang sering dilakukan oleh BMKG juga bertujuan untuk mengisi bendungan dan mengurangi risiko hujan atau banjir di berbagai tempat. Dengan teknologi modifikasi cuaca kita bisa memonitor berapa kubik air yang kita dapat," ujar Basuki Hadimuljono. Dikutip, Senin (10/06/2024).
Akibat EL Nino ini volume tampung bendungan di Pulau Jawa berkurang sekitar 19 persen, yaitu sebesar 981,5 juta meter kubik air. Dikhawatirkan salah satu dampaknya adalah berkurangnya pasokan air untuk irigasi pada musim tanam.
Baca Juga: Miris! Ketua RT di Kemayoran Jakarta Pusat Perkosa 2 Bocah di Bawah Umur, Sudah 2 Tahun Lamannya
Kegiatan TMC ini telah dilaksanakan sejak tanggal 01-05 Juni 2024 dengan hasil terjadi hujan di sekitar 22 bendungan dari target bendungan.
Antara lain bendungan Jatiluhur, Kedung Ombo, Wadaslintang, Logung, Grawang, Randugunting, Gunung Rowo, Godang Lamongan, Prijetan, Telaga Ngebel, Ranca bereum, Malahayu, Lodan, Cacaban, Wonorejo dan Pacal.