Perbaikan Jalan Masih Belum Optimal
Agung mengklaim bahwa hanya tersisa 9 titik jalan berlubang di jalur arteri Karawang hingga Subang. Namun, ia mengakui bahwa lubang baru dapat muncul kapan saja akibat tergerus hujan.
Terkait metode penambalan jalan yang dinilai asal-asalan, Agung menjelaskan bahwa itu adalah tindakan preventif sebelum dilakukan pengerasan.
"Kemarin itu tim dari posko melakukan tindakan preventif, sementara tim patching berada di belakang dengan metode sesuai spesifikasi bina marga," jelasnya.
Material yang digunakan dalam perbaikan ini adalah cold patch JMTM-31 dari PT Jasamarga Tollroad Maintenance, yang dapat ditabur langsung dan dipadatkan dengan gilasan roda kendaraan yang melintas.
Keselamatan Pemudik Harus Jadi Prioritas
Insiden kecelakaan akibat jalan berlubang ini menunjukkan bahwa penanganan infrastruktur jalan masih jauh dari optimal.
Meski ada klaim bahwa perbaikan dilakukan terus-menerus, fakta di lapangan membuktikan bahwa jalan yang tidak layak masih menjadi ancaman bagi pemudik.
Dengan arus mudik yang terus meningkat menjelang Lebaran, diperlukan langkah serius dari pemerintah untuk memastikan bahwa jalan benar-benar aman bagi pengguna.