Baca Juga: Sri Mulyani Tegaskan Tetap Fokus Kelola Keuangan Negara, Isu Mundur Hanya Hoaks!
Lebih jauh, platform ini tidak hanya berbasis digital, tetapi juga menyediakan fitur luring/offline, mengingat belum semua sekolah di daerah memiliki akses internet yang stabil.
Eka berharap Nyala Games dapat membantu menciptakan metode pembelajaran yang lebih menarik tanpa menggantikan peran guru.
"Kami ingin membantu guru dalam menyusun soal yang menarik dan memberikan kompensasi bagi mereka yang terlibat. Pengembangan ini sudah dimulai sejak November, dan kami berharap Kemenekraf dapat menjadi mitra strategis dalam kolaborasi lintas sektor," tutup Eka.
Melalui platform seperti Nyala Games, Wamenekraf Irene berharap agar sektor pendidikan di Indonesia dapat terus berkembang, dengan memperkenalkan lebih banyak inovasi yang tidak hanya mengedepankan teknologi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pelaku pendidikan di berbagai daerah.