nasional

Wamenekraf Irene Umar Ajak Kolaborasi untuk Kembangkan Pembelajaran Digital di Indonesia

Selasa, 18 Maret 2025 | 18:39 WIB
Wamenekraf Irene Umar (Foto : Instagram)

INSIBERNEWS - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) Irene Umar mendorong pengembangan pengalaman belajar berbasis digital yang lebih komprehensif untuk siswa di Indonesia.

Hal ini disampaikan dalam kunjungannya bersama Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kemenekraf, Muhammad Neil El Himam, saat bertemu dengan IOTA Kreatif Media di Menara Merdeka, Jakarta.

Pembahasan kali ini menyoroti pentingnya kolaborasi dalam menghadirkan inovasi pembelajaran yang berbasis teknologi.

Baca Juga: Rieke Diah Pitaloka Desak Negara Segera Lunasi Ganti Rugi Tanah Mat Solar Rp3,3 Miliar

Salah satu inovasi yang menarik perhatian dalam pertemuan tersebut adalah Nyalanesia, platform pembelajaran berbasis digital yang dikembangkan oleh IOTA melalui Nyala Games. Platform ini dirancang untuk mendukung Gerakan Literasi Sekolah dan Kurikulum Merdeka, dengan tujuan menjangkau lebih banyak siswa di Indonesia.

Wamenekraf Irene menyampaikan,

"Kolaborasi antar pelaku industri sangat diperlukan untuk memperkaya pengalaman belajar berbasis digital. Selain itu, kita juga perlu memikirkan pengembangan ke sektor lain agar lebih banyak pihak dapat merasakannya, tidak terbatas hanya pada gim edukasi."

Baca Juga: Ini Biodata Rifal Lastori yang Cetak Gol vs Persita Tangerang: Apa Nama Akun Instagramnya?

Nyala Games dirancang untuk menjadi lebih dari sekadar permainan. Eka Chandra, Advisor IOTA Kreatif Media, menjelaskan bahwa platform ini bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga berfokus pada mendukung kebutuhan pendidikan di sekolah, baik bagi guru maupun siswa.

Dengan target 300 ribu siswa, Nyala Games menawarkan pengalaman belajar yang menarik melalui pendekatan berbasis permainan, yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

Baca Juga: Korlantas Polri Klarifikasi Isu Penyitaan Kendaraan Akibat Pajak Nunggak: Itu Hoaks!

IOTA Kreatif Media, yang berdiri sejak 2014, berfokus pada pengembangan produk berbasis kekayaan intelektual, seperti game, komik, animasi, dan konsep kreatif lainnya.

Dengan visi untuk membuka lapangan pekerjaan bagi anak muda kreatif, IOTA berkomitmen agar produk-produk mereka memiliki daya saing di pasar global. Eka juga menambahkan,

"Nyala Games memungkinkan guru untuk membuat soal sendiri dan mengadakan kompetisi antar sekolah. Kami telah melakukan komunikasi dengan beberapa dinas pendidikan daerah untuk implementasinya."

Halaman:

Tags

Terkini