“Kami membentuk tim yang mengambil pendekatan informal terhadap pekerjaan ini. Maksud saya bahwa kami berusaha—dan bersyukur—kami berhasil menjadwalkan penerbitan buku ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Indonesia,” tutup Sautov dengan penuh semangat.
Penerbitan ini menjadi tonggak baru dalam diplomasi budaya dan pertahanan antara Indonesia dan Rusia.
Lebih dari sekadar literatur militer, buku ini menjadi simbol pertukaran nilai-nilai kepemimpinan dan kebangsaan antara dua negara yang kian erat menjalin kerja sama strategis.
Artikel Terkait
Piala Presiden 2025 Siap Digelar: Persib vs Port FC Jadi Laga Pembuka, Ini Jadwal Terupdatenya!
Situasi Memanas, Menlu Tingkatkan Status Siaga KBRI Iran dan Siapkan Evakuasi WNI
Al Ghazali dan Shafeea Ahmad Dikenal Sangat Dekat, Dulu Al Sempat Tidak Bisa Menerima Adiknya, Semua Berubah Karena Maia Estianty
BRI Terapkan Kebijakan Baru pada Layanan Prioritas untuk Jaga dan Tingkatkan Kualitas Layanan
Biodata Husna Al Malik yang Dipanggil TC Timnas Indonesia untuk Piala AFF U23 2025