INSIBERNEWS - Menjelang keberangkatan ke Tanah Suci, para calon jemaah haji asal Indonesia diingatkan untuk tidak melewatkan vaksinasi penting demi menjaga daya tahan tubuh selama menjalankan ibadah.
Prof Tjandra Yoga Aditama, pakar kesehatan sekaligus Ketua Majelis Kehormatan PDPI, menekankan pentingnya vaksin sebagai bagian dari persiapan fisik sebelum berangkat ke Arab Saudi.
Menurutnya, vaksin bukan sekadar formalitas, tapi perlindungan nyata dari risiko tertular penyakit menular yang bisa saja mengganggu jalannya ibadah haji.
Baca Juga: Kuasa Hukum Hasto Kristiyanto Penuhi Panggilan Dewas KPK Terkait Dugaan Pelanggaran Etik
Ada dua vaksin yang sifatnya wajib bagi calon jemaah haji Indonesia: vaksin meningitis dan vaksin polio. Vaksin meningitis diberikan sebagai upaya pencegahan terhadap infeksi selaput otak yang bisa menyebar lewat udara di tempat-tempat padat, seperti saat berhaji.
Sedangkan vaksin polio diberikan untuk mencegah penularan virus polio yang masih menjadi perhatian di beberapa negara. Prof Tjandra juga menyebut, vaksin COVID-19 tetap penting dalam kondisi tertentu, terutama bagi mereka yang belum divaksinasi lengkap sebelumnya.
Baca Juga: Bongkar Suap Hakim Kasus CPO, Kejagung Gelar Rekonstruksi Perkara Korupsi dan Obstruction of Justice
Selain yang wajib, ada juga vaksin tambahan yang dianjurkan. Salah satunya adalah vaksin influenza. Kementerian Kesehatan Arab Saudi bahkan menyarankan agar jemaah menerima vaksin flu yang disesuaikan dengan strain virus influenza yang beredar di tahun 2024-2025.
Ini penting karena flu bisa sangat melelahkan dan mengganggu kondisi fisik, terutama saat beribadah dalam suhu ekstrem di Arab Saudi. Di sisi lain, bagi mereka yang memiliki riwayat masalah pernapasan, PDPI menyarankan untuk mendapat vaksin pneumokokus guna mencegah infeksi paru-paru.
Baca Juga: Gilbert Agius Dipecat PSIS Semarang Usai 16 Laga Tanpa Kemenangan, Muhammad Ridwan Ambil Alih
Lebih dari sekadar vaksin, calon jemaah juga perlu menjaga gaya hidup sehat dan higienis sejak sebelum keberangkatan. Pola makan yang bergizi, tidur cukup, serta menjaga kebersihan diri akan sangat membantu tubuh tetap fit saat menghadapi cuaca panas dan padatnya aktivitas ibadah.
Prof Tjandra juga mengingatkan, meski vaksinasi memberi perlindungan penting, kekebalan tubuh tetap perlu dijaga lewat kebiasaan sehari-hari yang sehat.
Dengan mempersiapkan diri secara menyeluruh, baik secara spiritual maupun fisik, ibadah haji bisa dijalani dengan lebih tenang dan maksimal. Jadi, pastikan seluruh vaksinasi yang disarankan telah dilakukan, dan jangan lupa untuk terus menjaga kesehatan sampai pulang kembali ke tanah air.
Artikel Terkait
Kuasa Hukum Hasto Kristiyanto Penuhi Panggilan Dewas KPK Terkait Dugaan Pelanggaran Etik
Bongkar Suap Hakim Kasus CPO, Kejagung Gelar Rekonstruksi Perkara Korupsi dan Obstruction of Justice
Bukan untuk Dihukum, Barak TNI-Polri Bakal Jadi Sekolah Disiplin untuk Siswa Nakal di Jabar
Gilbert Agius Dipecat PSIS Semarang Usai 16 Laga Tanpa Kemenangan, Muhammad Ridwan Ambil Alih
Kerja Cerdas vs Kerja Keras: Mana yang Harus Didahulukan?
May Day di Monas, Polisi Imbau Warga Hindari Titik Rawan Macet Mulai Pagi Hari
Baim Wong Ikut Ajukan Banding, Drama Perceraian dengan Paula Verhoeven Makin Rumit
Biar Giginya Tetap Kinclong! Ini 5 Tips Jitu Cegah Gigi Anak Jadi Hitam
Peran Penting Perjanjian Pranikah: Fondasi Kuat Sebelum Mengikat Janji Suci
Kenali Penyebab Rambut Botak dan Sulit Tumbuh, Jangan Anggap Sepele!