“Biasanya hanya melihat Master Limbad di televisi atau saat tampil di panggung. Sekarang beliau datang langsung ke lingkungan kami, tentu menjadi sesuatu yang istimewa,” ujar warga tersebut.
Di kediaman Supriyono, Limbad menikmati waktu bersama keluarga besar Botok dan Teguh Istiyanto. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat setelah dirinya menyelesaikan agenda hiburan dalam rangkaian perayaan Hari Jadi Pati ke-703.
Kunjungan ini sekaligus memperlihatkan sisi berbeda dari Master Limbad yang selama ini lekat dengan aksi berbahaya, penampilan serba hitam, serta karakter panggung yang penuh misteri.
Di luar panggung, Limbad justru tampil dalam suasana yang lebih sederhana dan akrab. Momen tersebut pun menjadi pengalaman berkesan bagi keluarga besar Supriyono.
Kehadiran sang pesulap juga menambah warna tersendiri dalam suasana perayaan Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703.
Setelah gemerlap panggung hiburan di Alun-Alun Pati berakhir, malam Limbad berlanjut dengan suasana yang jauh lebih sederhana di kediaman Supriyono.
Baca Juga: Kuota Internet Tak Boleh Hangus! Menkomdigi Terbitkan Aturan Baru untuk Operator Seluler
Di tempat tersebut, Limbad bersama Botok, Teguh, dan keluarga besar Supriyono menikmati momen kebersamaan.
Silaturahmi itu pun menjadi penutup agenda Limbad di Pati yang meninggalkan kesan tersendiri di tengah perayaan hari jadi Bumi Mina Tani. ***