entertainment

Sindir Polisi Lamban Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Siskaeee: 'Giliran Konten Dewasaku Saja Cepat Ketangkep'

Senin, 16 Maret 2026 | 18:49 WIB
Siskaeee Sindir Polisi Lamban Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus (Istimewa)

INSIBERNEWS - Kreator konten dewasa Fransiska Candra Novitasari, yang dikenal publik dengan nama Siskaeee, melontarkan kritik tajam terhadap kinerja aparat kepolisian terkait kasus penyiraman air keras terhadap aktivis HAM Andrie Yunus.

Ia menilai proses penangkapan pelaku berjalan lambat meskipun bukti rekaman kamera pengawas telah beredar luas.

Kritik tersebut disampaikan melalui akun X pribadinya @Vvip_siskaeee pada Jumat, 13 Maret 2026. Dalam unggahannya, ia membagikan ulang video CCTV yang memperlihatkan detik-detik penyerangan terhadap Andrie Yunus.

Baca Juga: Curhatan Guru di Semarang soal Program Makan Bergizi Gratis: Tugas Bertambah, Pulang Sekolah Jadi Lebih Lama

Siskaeee mempertanyakan mengapa pelaku belum juga tertangkap, padahal menurutnya wajah pelaku terlihat cukup jelas dalam rekaman tersebut.

Ia membandingkan situasi itu dengan pengalamannya sendiri saat ditangkap polisi dalam kasus konten dewasa.

“Ini jelas banget. Masa gini aja lebih dari 1x24 jam enggak ketangkep,” tulisnya dalam unggahan tersebut.

Baca Juga: Cerai dengan Wardatina Mawa, Insanul Fahmi Ajukan Permintaan Khusus Soal Anak

Ia kemudian menambahkan komentar bernada sindiran dengan membandingkan kecepatan aparat saat menangani kasus yang menjerat dirinya.

“Giliran bokepku pakai masker, kacamata, topi, dan lain-lain bisa tuh nangkep,” tulisnya sambil menyertakan emotikon tertawa.

Sindiran tersebut merujuk pada kasus hukum yang pernah dialami Siskaeee pada 2023. Saat itu, perempuan berusia 27 tahun tersebut terjerat perkara produksi film dewasa.

Baca Juga: Soroti Penutupan Selat Hormuz oleh Iran, Donald Trump Sebut Banyak Negara Siap Kirim Kapal Perang

Ia bahkan sempat ditangkap di Yogyakarta karena dianggap tidak kooperatif dalam proses penyelidikan.

Pengalamannya itu menjadi dasar kritiknya terhadap lambatnya penanganan kasus kekerasan yang menimpa Andrie Yunus.

Halaman:

Tags

Terkini