Ke depan, Ferry menyebut distribusi tidak hanya difokuskan ke Pulau Jawa. Pihaknya tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah daerah di luar Jawa, termasuk antardaerah di Sumatera sendiri.
Baca Juga: Katedral Jakarta Umumkan Jadwal Lengkap Misa Natal 2025, Cek Disini!
“Kita bisa distribusikan ke wilayah Sumatera Selatan seperti Palembang dan daerah lainnya. Itu jauh lebih sehat untuk pasar,” ungkapnya.
Selain cabe, Ferry menilai sejumlah komoditas lain juga memiliki potensi besar untuk menggerakkan ekonomi warga pascabencana. Di antaranya adalah kopi dan bawang merah yang memiliki nilai jual stabil dan permintaan pasar yang luas.
“Nanti kita juga akan bawa komoditas lain seperti kopi dan bawang merah yang sudah kita proses, lalu didistribusikan,” kata Ferry.
Baca Juga: Gus Yazid Ditangkap Kejagung, Aliran Dana Rp20 Miliar Jual Beli Lahan BUMD Diselidiki
Ia mengungkapkan, inisiasi awal distribusi kopi akan dimulai dalam waktu dekat dengan nilai sekitar satu miliar rupiah, disusul pengiriman lanjutan hingga 10 ton bersama komoditas pertanian lainnya sebagai bagian dari upaya pemulihan berkelanjutan.***